Sukses

Infeksi Saluran Kemih pada Anak
24 Mar 2016, 19:11 WIB
Pria, 31 tahun.

apa yang menyebabkan terjadinya infeksi saluran kencing bagi anak kecil..? terima kasih.

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter Klikdokter.com,

Infeksi saluran kemih (ISK) menyebabkan keluhan sering BAK (buang air kecil), nyeri, BAK sedikit-sedikit, rasa tidak lampias (rasa ada sisa setelah kencing), bisa disertai dengan perubahan warna kencing menjadi keruh atau kemerahan. Infeksi saluran kemih dapat pula disertai dengan penyakit batu saluran kencing. Faktor risiko terjadi infeksi saluran kemih adalah minum sedikit, higienitas yang buruk, sering menahan BAK, dan hubungan seksual yang tidak sehat. ISK lebih mudah terjadi pada wanita karena wanita daripada pria. Secara umum, penyakit ini tidak menular. ISK disebabkan oleh beberapa jenis kuman penyakit, dan beberapa diantaranya dapat ditularkan melalui hubungan seksual.

ISK umumnya disebabkan oleh bakteri dan terbagi menjadi dua macam;

  1. ISK atas:  gejala berupa demam, menggigil, nyeri perut, nyeri pinggang, terkadang terasa ingin muntah. Radang / infeksi terdapat pada ginjal.

  2. ISK bawah: gejala berupa sakit di perut bagian bawah (di atas tulang kemaluan), kencing sakit terutama pada akhir kencing, anyang-anyangan atau kencing tidak tuntas dan rasa masih ingin kencing lagi, walaupun bila dicoba untuk berkemih tidak ada air kemih yang keluar, sering berkemih, dan demam jika sudah berlanjut. Radang terdapat pada kandung kemih atau saluran kemih.

Sayangnya Anda tidak menyertakan usia dan jenis kelamin anak Anda. Anak perempuan lebih rentan terkena infeksi saluran kemih, hal ini dikarenakan pada perempuan uretra jauh lebih pendek dan lebih dekat dengan anus. Dan pada anak, gejala ISK sering disertai demam.  Perbanyak pula asupan cairan pada anak. Apakah saat ini anak Anda masih memakai popok sekali pakai? 

Tindakan yang dapat dilakukan pertama kali adalah meningkatkan asupan cairan (air putih) minimal 1,5-2L/hari dan tidak menahan BAK. Peningkatan asupan cairan dalam hal ini ditujukan untuk membilas kuman ataupun cikal bakal batu yang mungkin terdapat pada saluran kemih. Jangan pernah menahan kencing, segeralah ke toilet jika merasakan sensasi untuk BAK. Karena tidak ada obat yang menjamin penyakit ini tidak kambuh lagi, hal yang dapat dilakukan adalah menjaga daerah genital agar tetap kering dan bersih dan asupan cairan yang cukup. Selain hal-hal tersebut, terkadang pemberian obat-obatan juga diperlukan untuk mengatasi gejala(simptomatik) seperti untuk mengatasi nyeri ataupun demam yang menyertai dan juga untuk memberantas organisme penyebab infeksi saluran kemih tersebut. Apakah Anda memperoleh diagnosis infeksi saluran kemih tersebut dari dokter anak? Sudahkah Anda memperoleh pengobatan yang sesuai dari dokter? Kami sarankan anak Anda melakukan konsultasi kembali dengan dokter anak Anda.

Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan. Semoga membantu. 

Salam, 

    0 Komentar

    Belum ada komentar