Sukses

Kelebihan Zat Besi (Hemokromatosis)
17 Jan 2016, 12:31 WIB
Pria, 26 tahun.

Dok, saya mau tanya untuk menurunkan kandungan Ferritin (zat besi dalam tubuh), dengan cara apa? mnurut tes lab kmaren saya diagnosis penyakit Hemokromatosisi. Mohon jaabannya dok.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter Klikdokter.com

Berapa kadar ferritin dalam tubuh Anda berdasarkan hasil laboratorium sebelumnya? Apakah Anda rutin melakukan transfusi darah? apakah ada keluhan yang Anda rasakan? Apakah Anda memiliki riwayat penyakit lain?

Kelebihan zat besi dalam tubuh dalam dunia kedokteran disebut hemokromatosis. Hemokromatosis biasanya terjadi pada pasien yang mendapat transfusi regular.  Namun bisa juga karena genetik. Kelebihan besi pada awalnya akan ditimbun di hati dan retikuloendothelial sistem, namun bila jaringan ini menjadi jenuh, besi mulai ditimbun di organ lain seperti pankreas, testis, jantung, kelenjar endokrin dalam bentuk feritin dan hemosiderin. 

Tubuh manusia mempunyai kemampuan yang terbatas dalam mengeliminasi kelebihan besi, sehingga bila tidak diterapi dengan kelasi yang adekuat akan terjadi fibrosis, sirosis hati, penyakit jantung (kardiomiopati), diabetes dan gangguan kesuburan. Kardiomiopati merupakan penyebab tersebesar kematian pada hemokromatosis.

pengobatan dalam mengatasi penyakit Hemokromatosis biasanya adalahflebotomi dan terapi khelasi. Flebotomi merupakan prosedur penghapusan darah yang kaya akan zat besi dari dalam tubuh. Jumlah darah yang diambil hanya sekitar 500ml. Terdapat dua tahapan dalam flebotomi, yaitu tahap induksi dan tahap pemeliharaan. Tahap induksi merupakan tahapan dimana penghapusan darah dilakukan lebih sering, sampai kadar zat besi kembali normal. Prosedur bisa dilakukan seminggu sekali dan bisa memakan waktu satu tahu.Sementara pada tahap perawatan prosedur sudah mulai jarang dilakukan, hal itu biasanya 2-4 bulanuntuk menjaga kadar zat besi tetap normal.

Sementara itu, terapi khelasi merupakan pengobatan yang digunakan dalam pengobatan konvensional untuk menghilangkan logam berat (termasuk zat besi) dari darah. Hal ini dilakukan jika pasien berada dalam kondisi di mana ia tidak dapat diobati dengan proses mengeluarkan darah untuk alasan medis, misalnya pasien memiliki penyakit jantung. Dalan terapi khelasi pasien akan diberikan obat untuk membantu menghilangkan zat besi dari darah. Salah satu obat yang biasanya diberikan adalah Deferasirox.

Ada beberapa makanan yang harus diperhatikan bagi penderita Hemokromatosis. Dengan menghindari atau mengurangi beberapa makanan tersebut akan membantu dalam mengurangngi Hemokromatosis. Beberapa makanan tersebut meliputi suplemen vitamin atau tonik yang mengandung zat besi dan vitamin C karena dapat meningkatkan jumlah zat besi dalam tubuh. Secara lebih spesifik anda mungkin perlu menghindari makanan seperti hati, daging merah, teh, susu, dan minuman beralkohol, semua jenis makanan tersebut berpengaruh terhadap peningkatan zat besi.

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar