Sukses

Apakah Dengan 1 Tuba, Dapat Hamil?
19 Jan 2016, 11:39 WIB
Wanita, 24 tahun.

Dok saya pernah hamil ektopik /hamil diluar rahim 1thn yang lalu ,sampai sekarang masih belum dikaruniai momongan , usia pernikahan sudah 2thn , saya masih bisa hamil ataw tidak setelah tuba sel telur sebelah kanan diangkat karna kehamilan diluar rahim itu , skrng saya hanya punya satu tuba sebelah kiri , mohon penjelasannya ya dok

 

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Pada kondisi hanya terdapat 1 tuba falopii, maka masih terdapat kemungkinan untuk memiliki keturunan selama kondisi ovarium dan tuba lainnya masih dalam keadaaan sehat dan dapat menghasilkan sel telur yang normal. Anda bisa melakukan pemeriksaan ke dokter specialis kandungan dan kebidanan untuk mmengetahui bagaimana kondisi tuba Anda. 

Untuk mendapatkan keturunan, Anda sebaiknya melakukan hubungan seksual pada waktu yang tepat. Waktu yang tepat untuk berhubungan seksual agar cepat mendapatkan keturunan adalah saat terjadinya ovulasi (masa subur). Ovulasi adalah suatu peristiwa dimana sel telur keluar dari ovarium dan siap untuk dibuahi oleh sperma. Waktu terjadinya ovulasi dapat diperkirakan sekitar 2 minggu sebelum terjadinya menstruasi berikutnya jika haid Anda teratur. Setelah dikeluarkan, sel telur dapat bertahan hidup selama 24 jam, sementara sperma yang telah dikeluarkan dapat bertahan hidup 48-72 jam, karena itu dianjurkan Anda melakukan hubungan seksual 2 hari sebelum hingga 2 hari sesudah waktu perkiraan ovulasi.

Jika haid Anda tidak teratur, untuk menghitung masa subur pada wanita dengan siklus haid tidak teratur harus dilihat dari 6 siklus haid. Catat jumlah hari dalam satu siklus haid selama 6 bulan. Jumlah hari terpendek dalam 6 kali siklus haid dikurangi 18. Hitungan ini menentukan hari pertama masa subur. Jumlah hari terpanjang selama 6 siklus haid dikurangi 11. Hitungan ini menentukan hari terakhir masa subur.

Rumus Penghitungan Masa Subur:

Hari pertama masa subur = Jumlah hari terpendek – 18

Hari terakhir masa subur = Jumlah hari terpanjang – 11 

Yang perlu dilakukan dalam persiapan kehamilan adalah merubah pola hidup menjadi lebih sehat dengan makan makanan bergizi dan seimbang, asupan vitamin sesuai kebutuhan, istirahat teratur, dan berolahraga. Selain itu, perlu juga diperhatikan:

  • hentikan segala bentuk kegiatan yang kurang baik seperti merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol.

  • sebisa mungkin hindari konsumsi obat-obatan, terutama yang dijual bebas

  • ketahui masa subur Anda, dan lakukan hubungan intim sebanyak 2-3x/minggu dengan posisi misionaris (pria di atas)

  • menurut the Center for Disease Control (CDC), perempuan yang merencanakan kehamilan dianjurkan untuk mengonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio

Apabila setelah satu tahun melakukan hubungan intim secara teratur (2-3x/minggu) tanpa menggunakan kontrasepsi kehamilan belum juga terjadi, perlu dicari penyebab yang mendasari baik dari pihak Anda maupun pihak suami. Meskipun Anda pernah mendapatkan keturunan dari pernikahan sebelumnya, sebaiknya Anda tetap menjalani pemeriksaan anatomi organ reproduksi dan pemeriksaan faktor hormonal (apabila diperlukan). Untuk suami, dapat dilakukan pemeriksaan analisa sperma baik secara kualitas maupun kuantitas. Apabila ditemukan adanya kelainan agar dapat segera ditatalaksana sesuai penyebabnya. Untuk itu kami sarankan sebaiknya Anda dan suami segera berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk tatalaksana yang lebih optimal.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar