Sukses

Penis Bengkok ke Bawah Saat Ereksi

18 Jan 2016, 10:27 WIB
Pria, 19 tahun.

dokter, saya ingin bertanya mengenai penis saya. penis saya saat ereksi melengkung ke bawah, dari bagian tengah sampai ujung penis kurang keras dan tampak lebih kecil dibanding pangkal penis sampai bagian tengah yang sudah keras. bagaimana cara mengobatinya? termakasih

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Sebelumnya perlu diketahui sejak kapan Anda mengalami hal ini? Apakah ada riwayat trauma atau cedera penis sebelumnya? Apakah ada rasa nyeri saat ereksi?

Penyebab paling sering dari keluhan penis bengkok dengan kekakuan atau nyeri adalah Peyronie's Disease, yaitu sebuah keadaan terbentuknya lapisan jaringan fibrosa parut (plak) yang keras di bawah kulit pada bagian atas atau bawah penis. Ketika penis mengalami ereksi, jaringan parut tersebut menarik bagian penis tersebut sehingga terbentuk penis yang bengkok. Kondisi ini dapat menyebabkan rasa nyeri saat ereksi.

Pada pemeriksaan fisik dapat dirasakan adanya plak yang keras di bawah kulit sisi yang bengkok. Penyebab tersering keadaan ini adalah trauma pada penis. Beberapa obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan keadaan ini. Namun, banyak juga yang tidak diketahui penyebabnya. Faktor risiko keadaan ini adalah genetik (keturunan) atau keadaan lain yang serupa (jaringan yang mengeras sehingga menyebebkan bengkok) pada tangan atau kaki (kontraktur). Penyebab lain dapat berupa striktur atau jaringan parut pada saluran kencing (riwayat trauma saluran kencing) atau hipospadia (penis berukuran kecil).

Umumnya, keadaan ini dapat membaik dengan sendirinya seiring berjalannya waktu. Namun, tergantung penyebabnya dapat dilakukan penanganan atau terapi dengan obat maupun dengan operasi. Biasanya dokter akan mengamati dulu perkembangan keadaan ini selama beberapa bulan sebelum memutuskan apakah akan diberikan pengobatan ataupun dilakukan operasi, karena beberapa tindakan (operasi maupun bukan operasi) dapat meningkatkan risiko terjadinya disfungsi ereksi.

Saya menyarankan agar Anda berkonsultasi ke dokter spesialis urologi. Dokter tersebut dapat melakukan pemeriksaan secara lengkap, baik pemeriksaan fisik maupun pemeriksaan tambahan jika diperlukan. Pemeriksaan tambahan dapat berupa ultrasonografi penis untuk melihat struktur jaringan penis. Bedasarkan hasil pemeriksaan tersebut, dokter akan merencanakan penanganan yang sesuai untuk keadaan Anda.

Demikian jawaban yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat .

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar