Sukses

Nafsu Makan Anak Kurang
16 Jan 2016, 21:50 WIB
Pria, 1 tahun.

anak saya kurang nafsu makan,. minum susu juga tidak bisa menghabiskan sesuai takarannya.. padahal bernain begitu aktif...

dr. Citra Roseno

Dijawab Oleh:

dr. Citra Roseno

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan anak selain faktor genetik adalah faktor asupan nutrisi dan aktivitasnya. Selain susu, apakah anak Anda sudah mulai makan? Apabila makannya biasa dan aktivitasnya banyak tentu saja berat badannya tidak akan meningkat. Untuk meningkatkan berat badan, yang diperlukan adalah asupan atau input lebih besar dari aktivitas atau output.

Berikut beberapa kiat yang dapat Anda terapkan untuk menambah nafsu makan anak Anda:

  1. Beri camilan yang sehat, kaya serat dan multivitamin seperti potongan buah, sayur kukus, keju, jagung, dan lain sebagainya
  2. Atur waktu makan camilan jauh sebelum waktu makan sehingga anak tidak kekenyangan saat waktu makan tiba
  3. Kurangi susu hingga 2 gelas sehari. Konsumsi susu seringkali dianggap dapat menggantikan makanan utama seperti nasi, sayur dan lauk-pauk padahal secara gizi susu dikonsumsi hanya untuk memenuhi kebutuhan kalsium dan fosfor yang juga bisa didapatkan dari ikan, sayur, dan buah-buahan
  4. Variasikan menu makan anak dengan teknik penyajian yang menarik
  5. Hindari tindakan pemaksaan. Pada usia > 2 tahun anak cenderung sering membantah dan tidak menurut. Sikap negativistik ini juga dapat terlihat sebagai tindakan penolakan terhadap makanan. Hal ini merupakan bagian dari tahapan perkembangan normal psikologis anak untuk menunjukkan keinginan anak menjadi mandiri. Semakin dipaksa anak akan semakin menolak. Oleh karena itu anda harus dapat memahami dengan tidak memaksanya. Bila ia tetap tidak mau makan, beri ia makanan ringan yang padat kalori seperti pastel, dan lain-lain.

Pahami kondisi anak dengan membina komunikasi yang baik dan bersabar. Berikan pula contoh yang baik seperti konsumsi makanan sehat dan tepat waktu oleh orang-orang di sekitarnya. Pola makan sehat bukan berarti harus banyak secara jumlah, tetapi harus diperhatikan komposisi makanan, penyajian, dan kebersihannya.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar