Sukses

Perkembangan Kandungan 3 Bulan
10 Jan 2016, 21:05 WIB
Wanita, 22 tahun.

Kolsustasi kandungan 3 bulan

 

Terima kasih telah menggunakan layanan ekonsultasi klikdokter.

Kami ucapkan selamat atas kehamilan Anda, semoga Anda dan buah hati sehat selalu. 

Pada usia kehamilan 5 minggu, umumnya perkembangan janin berada pada tahap pembentukan lapisan ektoderm, mesoderm, dan endoderm, yang merupakan cikal bakal dari berbagai organ tubuh manusia. Oleh karenanya, ibu perlu menjaga asupan nutrisi, istirahat cukup, dan menjaga kesehatan secara keseluruhan. Janin juga seperti layaknya manusia dewasa, ia beraktivitas, butuh nutrisi, dan butuh tidur setiap harinya. Gerakan janin dapat dirasakan pada usia kehamilan 15 minggu keatas, umumnya mungkin hanya gerakan-gerakan lembut yang lama kelamaan akan menjadi lebih kuat. Detak janin pada usia 3,5 bulan sudah dapat terdengar normal.

Sampai pada usia kehamilan 28 minggu, gerakan janin belum terlalu bermakna, dalam artian belum dapat menjadi indikator kesehatan seperti layaknya trimester terakhir. Gerakan janin mulai teratur pada usia kehamilan lebih dari 28 minggu.  Pada kehamilan trimester ini, karena janin yang belum terlalu besar dan cairan ketuban yang banyak maka janin dapat bergerak cukup aktif bahkan dapat berputar-putar dalam rahim.

Menjelang trimester ketiga, janin dapat membuat gerakan sebanyak 30-40 gerakan per jam. Gerakannya mulai lebih rutin dan umumnya ketika anda dalam kondisi tenang. Apabila anda beraktivitas, gerakan janin justru tidak sebanyak biasanya. Menjelang minggu ke-36 sampai akhir, posisi janin yang sudah memenuhi ruangan rahim justru menyebabkan janin tidak banyak bergerak karena ruang gerak yang sempit. Paling tidak rata-rata ibu harus merasakan janin bergerak kira-kira 10 kali dalam 12 jam.

Untuk menilai perkembangan janin Anda, perlu dilakukan USG kehamilan rutin. Fungsi dari USG kehamilan antara lain:

  • Untuk mendiagnosis dan memastikan adanya kehamilan. Biasanya dilakukan pada usia kehamilan sekitar 5 minggu. USG juga ditujukan untuk melihat lokasi kehamilan (di dalam rahim atau diluar rahim)
  • Untuk mengetahui bila terdapat perdarahan dalam kehamilan
  • Untuk menentukan usia kehamilan dan ukuran janin
  • Untuk mendiagnosis adanya cacat janin 
  • Untuk mengetahui letak plasenta
  • Untuk mengetahui adanya kehamilan kembar
  • Untuk memperkirakan jumlah air ketuban

Dalam keadaan normal, seorang wanita perlu melakukan 3 kali pemeriksaan USG selama kehamilannya, yaitu :

  1. Pemeriksaan pertama pada usia kehamilan sekitar 7 minggu untuk mengkonfirmasi kehamilan, menyingkirkan kemungkinan hamil diluar kandungan, melihat denyut jantung janin dan mengukur panjang janin (crown-rump length)
  2. Pemeriksaan kedua saat usia kehamilan 18-20 minggu untuk mendeteksi adanya cacat janin. Pada usia ini, ukuran janin sudah cukup besar sehingga dokter dapat mendeteksi kelainan anatomi janin dengan lebih akurat. Disamping itu, pemeriksaan USG kedua ini juga bertujuan untuk memastikan diagnosis hamil kembar, mengevaluasi pertumbuhan janin dan letak plasenta
  3. Pemeriksaan ketiga saat janin berusia sekitar 32 minggu atau lebih untuk mengevaluasi ukuran dan berat janin (pertumbuhan janin), mendeteksi lebih lanjut kelainan janin, posisi plasenta.

Pemeriksaan USG perlu dilakukan lebih sering jika dokter mencurigai kemungkinan adanya cacat janin dalam kandungan sehingga diperlukan evaluasi berkala untuk melihat kelainan tersebut.

Berikut kami lampirkan artikel yang mungkin bermanfaat untuk Anda:

Demikian informasi yang dapat kami berikan, semoga bermanfaat. 

 

0 Komentar

Belum ada komentar