Sukses

Wajah Beruntusan

11 Jan 2016, 14:53 WIB
Pria, 21 tahun.

dok,umur saya 21 tahun. saya mengalami beruntusan atau bisa dikatakan jerawat pasir disekita dahi, pipi, dan dagu. sebelumnya saya memakai krim pemutih muka saya halus,setelah 6 bulanan berenti muka saya jadi timbul jerawat kecil. akhirnya saya ganti krim ke lazeta skin care,dan ternyata hasilnya sama saja. sampe saya beralih lagi kewardah, dan ternyata wardah tidak cocok muka jadi kadang gatal. akhirnya saya memutuskan untuk menghilangkan beruntusan dengan jeruk nipis. dan yg ingin saya tanyakan dok, setelah saya pake jeruk nipis yg saya pakai ke seluruh wajah timbul jerawat kecil baru. apa itu adalah awal pemakaian dok? atau ada kesalahan saat saya mengoleskan wajah, apakah mengoleskannya disekitar wajah yg ada jerawatnya saja? . trimakasih dok.

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Gatal dan bruntusan pada wajah dapat disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya adalah iritasi pada wajah akibat dari kontak dengan alergen (bahan pembuat alergi), pajanan sinar matahari, ataupun infeksi baik bakteri, jamur, dll. Dalam faktor cuaca yang kurang baik, kami sarankan untuk rajin mencuci muka bukan hanya dengan air namun juga menggunakan sabun cuci muka sesuai dengan jenis kulit Anda atau pada umumnya yang ber-PH netral. Cuci muka dilakukan kurang lebih 3 kali sehari dan setelah itu dioleskan dengan krim tabir surya untuk menghindari pajanan UV dari sinar matahari.

Penyebab pasti dari jerawat hingga saat ini belum diketahui, namun ada berbagai faktor yang diketahui berkaitan dengan penyakit ini: 

  • Stress

  • Faktor hormonal. Salah satu faktor penting yang menyebabkan timbulnya jerawat adalah meningkatnya produksi hormon testosteron, yang dimiliki oleh tubuh pria maupun wanita. Hormon testosteron yang terdapat dalam tubuh pria maupun wanita memicu timbulnya jerawat dengan merangsang kelenjar minyak (sebaceous gland) untuk memproduksi minyak kulit (sebum) secara berlebihan.

  • Kelenjar minyak yang terlalu aktif

  • Keturunan dari orangtua

  • Bakteri di pori-pori kulit

Pengobatan jerawat juga perlu memperhatikan faktor-faktor di atas. Jerawat dapat timbul kembali jika faktor-faktor di atas tidak dapat dikontrol dengan baik.  Kondisi kulit berminyak merupakan jenis kulit yang sangat berisiko untuk mengalami jerawat. Selain pengobatannya memang membutuhkan kesabaran, juga memerlukan pengendalian dari pola makan, kebiasaan membersihkan wajah, pengendalian stress dan sebagainya.

Pengobatan jerawat didasarkan dengan cara mengurangi produksi minyak, melawan infeksi bakteri, mempercepat pergantian sel kulit dan mengurangi peradangan. Sebagian besar obat-obatan jerawat belum memberikan hasil dalam 4-6 minggu pertama. Pengobatan yang diberikan dapat termasuk pengobatan luar dan juga obat-obatan minum. 

Obat yang dapat digunakan adalah retinoic acid, benzoil peroksida, dan antibiotik topikal/oles. Untuk jerawat di daerah punggung dapat menggunakan lotion yang mengandung sulfur. Pada kasus yang berat, biasanya diperlukan tambahan isotretinoin oral dan antibiotik oral. 

Obat jerawat tidak menyebabkan ketergantungan. Memang pengobatannya membutuhkan jangka waktu lama dan kesabaran. Kondisi yang Anda alami merupakan efek samping dari pengobatan yang Anda gunakan, Oleh karena itu kami menghimbau  Anda untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit dan kelamin. Kami sarankan agar tidak berganti-ganti dokter karena penanganan kulit berjerawat memang membutuhkan waktu yang lama sehingga perlu pemantauan dan kesabaran. Jika berganti-ganti dokter, maka setiap dokter baru biasanya akan memulai pengobatan dari awal lagi.

Berikut artikel-artikel kami mengenai "Jerawat":

Sekian informasi yang dapat disampaikan. Semoga dapat bermanfaat. 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar