Sukses

Tanda- tanda Kehamilan

08 Jan 2016, 21:24 WIB
Pria, 23 tahun.

dok, istri saya men pada 16-21 des,pada tgl 24 kami melakukan hubungan tanpa pengaman dan tak sengaja keluar didalam, tidak sampai 12 jam istri saya langsung minum postinor, besoknya istri sakit perut n pusing selama 2 hari (tidak muntah) lalu hilang, stlah 9 hari pada tgl 1 januari istri saya mengeluarkan bercak darah warna coklat dan merah jumlahnya tak sedikit jg tak sbanyak saat men, rasa nyeri pada perut,puting,dan capek seperti pas men, namun rasanya tak sesakit saat men, 4 hari istri saya seperti itu disertai mual ingin muntah namun tak mutah,walaupun semuanya sekarang sudah berhenti darah sudah tak keluar, saat ini puting istri saya masih sakit, yang saya tanyakan 1. apakah itu efek samping postinor atau tanda kehamilan karena sangat mirip? 2. apa sudah bisa dilakukan pengecekan dgn tespack? 3. apakah tgl 16 jan istri sya bisa tetap mens? 4. apakah mengkonsumsi pil tuntas sebelum tgl 16 turut mencegah kehamilan? jujur kami pasangan baru 2 bulan, yg blm ingin punya anak

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.com.

Tanda kehamilan yang pertama adalah terlambatnya menstruasi. Tanda-tanda kehamilan lainnya terdiri atas tanda kehamilan tidak pasti dan tanda kehamilan pasti. Tanda-tanda kehamilan tidak pasti yang dialami dapat bervariasi setiap individunya, antara lain adalah:

  • sering berkemih

  • pembesaran dan nyeri payudara

  • mual

  • perasaan lelah

  • daerah sekitar puting susu menghitam

  • peningkatan suhu tubuh

  • flek perdarahan karena perlekatan hasil pembuahan ke dinding Rahim

  • dsb

Keluarnya perdarahan kecil atau flek-flek kecoklatan dalam waktu singkat karena proses penempelan calon bayi pada dinding rahim biasanya hanya terjadi dalam 1 hari saja. Flek kecoklatan yang terjadi pada istri Anda masih mungkin menjadi salah satu tanda kehamilan, namun bisa juga tidak.

Sedangkan tanda pasti kehamilan (obyektif) adalah:

  • terasa bagian janin serta gerak janin pada perabaan

  • terdengar bunyi jantung janin pada auskultasi

  • terlihat gambaran janin pada USG atau scanning

Untuk memastikan apakah terjadi kehamilan pada diri Anda perlu dilakukan pemeriksaan pasti karena gejala-gejala lainnya hanya merupakan pertanda tidak pasti. Kami sarankan jika Anda ada keterlambat haid lebih dari 2-3 minggu sebaiknya memeriksakan diri ke dokter spesialis kandungan dan kebidanan jika memang tidak ingin menggunakan testpack terlebih dahulu.

Test pack dapat mendeteksi kehamilan dengan tingkat keakuratan mencapai 99%. Bahkan garis tipis saja sudah menunjukkan hasil yang positif. Namun, testpackjuga dapat menunjukkan hasil negatif palsu (hasilnya negatif, namun terdapat kehamilan) ataupun positif palsu (hasilnya positif, namun tidak disertai kehamilan). Untuk mengkonfirmasi hasil pemeriksaan itu, diperlukan konfirmasi USG.

Beberapa penyebab terjadinya hasil negatif palsu adalah akibat kesalahan teknik pemeriksaan, terlalu lama mencelupkan strip, atau apabila kadar hormon B-hCG dalam urin belum mencukupi. Hasil positif telah dapat ditemukan 8 hari setelah pembuahan pada 5% perempuan (bukan hubungan seksual, pembuahan terjadi bergantung pada masa subur wanita), dan angka ini akan semakin meningkat seiring bertambahnya usia kehamilan. Pemeriksaan test pack dapat dilakukan 1 hari setelah menstruasi terlambat, namun masih dapat terjadi hasil negatif karena rendahnya kadar hormon sehingga tidak terdeteksi.

Oleh sebab itu testpack dapat dilakukan kembali setelah ada keterlambatan lebih dari 1 minggu (sesuai siklus menstruasi). Masih juga ada kemungkinan muncul hasil yang negatif akibat masih rendahnya kadar hormon yang ada. Dalam keadaan tersebut, ulang pemeriksaan 1 - 2 minggu kemudian, atau langsung melakukan pemeriksaan kadar hormon B-hCG dalam darah atau pemeriksaan USG untuk hasil yang lebih akurat, jika memang masih belum menstruasi.

Mohon maaf, terkait dengan pertanyaan Anda mengenai obat tertentu kami tidak dapat menjawab pertanyaan Anda disini, hal ini dikarenakan untuk menghindari bias promosi kepada pihak / institusi / badan usaha / individu, dimana berpotensi bertentangan dengan Etika Profesi Kedokteran. Penggunaan obat yang bertujuan untuk menggugurkan kandungan harus berdasarkan indikasi medis yang sesuai dan dengan instruksi dokter. Apabila benar terjadi kehamilan, penggunaan obat- obatan bukan hanya dapat membahayakan janin namun juga mengancam jiwa sang ibu.

Kami sarankan di masa mendatang apabila Anda masih menginginkan menunda memiliki keturunan sebaiknya Anda dan istri menggunakan kontrasepsi. Jenis kontrasepsi yang tersedia sangat beragam, diskusikan pemilihannya dengan bidan atau dokter spesialis kandungan agar Anda mendapatkan metode yang paling sesuai.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar