Sukses

Dampak Onani

07 Jan 2016, 13:04 WIB
Pria, 18 tahun.

Dok saya mau tanya, maaf ya dok, saya mulai dari smp sering melakukan onani, dan saya merasakan penis saya lama kelamaan menjadi kecil apakah penyebabnya ya dok??? Apakah onani dapat memperkecil penis??? Adakah saran buat saya untuk memperbaiki keadaan ini??? Terima kasih dok... (Tolong di bantu ya dok...)

 

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.com

Onani atau masturbasi merupakan suatu perangsangan seksual pada alat kelamin yang sengaja dilakukan untuk mendapatkan kepuasan seksual. Kebiasaan melakukan masturbasi bukanlah hal yang positif oleh karena itu kami tidak menganjurkan hal tersebut, terlebih jika dilakukan frekuensi yang sangat sering (hampir setiap hari). Onani pada umumnya tidak menyebabkan lemas.

Efek dari kebiasaan melakukan masturbasi lebih condong kepada masalah psikis dimana timbul pikiran terus menerus untuk melakukan masturbasi. Selain itu, tindakan masturbasi juga dapat menyebabkan perlukaan dan peningkatan risiko infeksi pada kemaluan akibat penggunaan benda-benda yang tidak terjamin kebersihannya. 

Pria yang aktif secara seksual pada usia 20-an dan 30-an memiliki risiko lebih tinggi untuk menderita kanker prostat, terutama apabila frekuensi masturbasi mereka cukup tinggi, berdasarkan penelitian pada lebih dari 800 pria yang diterbitkan di dalam British Journal Urology International (BJU International).

Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengalihkan keinginan melakukan masturbasi adalah dengan melakukan hal-hal yang lebih positif seperti dengan berolah raga, melakukan hobi-hobi anda, berpuasa dll. Hindarilah hal-hal yang memicu anda untuk melakukan masturbasi.

Untuk ukuran penis mungkin tidak disebabkan oleh kegiatan onani yang Anda lakukan. 

Mikropenis adalah ukuran penis yang kecil. Tapi secara genetalialnya normal, penis dan testisnya normal. Penelitian pada Asian Baby menyimpulan bahwa jika ukuran penis lahir  ( 0 – 3 hari ) kurang dari 2,6 cm maka anda harus waspada karena masuk pada mikropenis

Besar kecil ukuran penis dipengaruhi oleh :

  1. Gangguan hormon pertumbuhan. Jika kadar kedua hormon ini rendah maka akan mengganggu pertumbuhan alat kelamin bagian luar termasuk penis.
  2. Gangguan genetik. Jadi ada gen tertentu yang ikut menentukan besar kecilnya ukuran penis.
  3. Pengaruh lingkungan dalam hal ini nutrisi. Contoh : hal ini terjadi jika laki-laki pada masa anak-anak mereka banyak makan ayam yang disuntik hormon wanita untuk menggemukannya. Obesitas juga akan mengganggu metabolisme hormon testosteron, sebab jika terlalu gemuk hormon testosteron yang membantu pertumbuhan genetalia akan di aromatisasi (diubah) menjadi hormon estrogen. Jika anak anda gemuk maka coba arahkan untuk olahraga.

Belum ada studi yang meneliti ukuran penis rata-rata orang Indonesia, namun umumnya tidak jauh berbeda dengan ukuran penis yang ditemukan pada satu wilayah regional Asia, yaitu 8-11 cm saat tidak ereksi dan 12-14 cm saat ereksi dengan diameter rata-rata sekitar 3,2 cm. Penis dianggap kecil (abnormal) jika panjangnya kurang dari 7,6 cm saat mengalami ereksi (mikropenis). Jadi, secara normal, ukuran penis saat tidak ereksi memang lebih pendek. Namun, pada orang yang lebih gemuk dapat secara semu terlihat ukuran penisnya terbenam karena lemak di daerah perut dan selangkangan.

Ukuran penis bukanlah suatu hal yang dapat menentukan kepuasan saat berhubungan seksual. Menurut hasil survey yang dilakukan oleh sebuah majalah wanita menyebutkan bahwa 50% wanita di Indonesia kecewa tidak mendapatkan kepuasan seksual pada saat berhubungan intim.  Namun, faktor utama yang menimbulkan ketidakpuasan tersebut adalah disfungsi ereksi dan ejakuliasi dini.  Hampir tidak ada wanita  yang mengemukakan ketidakpuasan berasal dari ukuran penis yang terlalu kecil. Organ erogen wanita (klitoris) terletak sekitar 1 cm dari bibir luar vagina,jadi meskipun ukuran penis anda kecil namun anda tetap dapat merangsangnya pada daerah tersebut ataupun pada dearah-daerah sensitif lain pada wanita untuk menimbulkan kepuasan seksual. Oleh karena itu anda tidak perlu risau dengan ukuran penis yang anda miliki, selama penis anda masih berfungsi dengan baik, dalam arti masih dapat menyalurkan sperma untuk memberikan keturunan.

Disamping itu, sebagian besar wanita tidak hanya mencari kepuasan fisik semata. Dalam berhubungan, para wanita juga mencari getaran emosional, perasaan dicintai, merasa diperlakukan spesial, dihargai, dan keintiman dengan pasangannya. Oleh karena itu, sudah sepantasnya anda berbangga dan bersyukur dengan apa yang anda miliki, karena dengan demikian anda dapat menghidari timbulnya masalah psikis, yang dapat menjadi penyebab terjadinya disfungsi ereksi.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar