Sukses

Mengobati Oligoasthenozoospermia

05 Jan 2016, 17:34 WIB
Pria, 30 tahun.

maaf dok,,,, Hasil pemeriksaan lab menyatatakan bahwa saya mengalami oligoasthenozoospermia,,, dengan motilitas total yang hanya 20%, tidak bergerak 65%, bergerak di tempat 15%, kurang baik 20%.... kemudian dokter menyarankan menkonsumsi infelon dan provula... pertanyaan saya adakah suplemen yang mampu meningkatkan kualitas sperma??? apa yang menyebakan terjadinya oligoasthenozoospermia? bagaimana cara mngatasinya??? mohon infonya...

dr. Karin Wiradarma

Dijawab Oleh:

dr. Karin Wiradarma

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Kami memahami kekhawatiran Anda.

Oligospermia merupakan istilah medis yang dipakai untuk menggambarkan keadaan dimana jumlah cairan ejakulat yang dihasilkan sedikit. Istilah ini seringkali dikacaukan oleh oligozoospermia dimana jumlah sperma yang dihasilkan < 20 juta / ml cairan ejakulat. Normalnya jumlah sperma berkisar antara 20 juta / ml hingga 120 juta / ml.

Jumlah sperma yang dihasilkan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor yaitu:

- faktor genetik (kromosom)

- suhu tinggi

- kelainan organ reproduksi, saluran kemih dan hormon.

- kurang nutrisi dan vitamin (vitamin C, selenium, zinc, folat)

- kemoterapi, obesitas, merokok, alkohol, logam berat, dsb

- faktor psikologis: stres, panik, depresi

- faktor lingkungan: air yang tercemar

Yang dapat Anda lakukan saat ini adalah menghindari faktor-faktor di atas termasuk nutrisi dan pola hidup sehat, tetapi dalam penanganannya tetap memerlukan peran dokter spesialis andrologi. Terapi yang dipilih disesuaikan dengan penyebab, kecuali untuk faktor genetik.

Pada prinsipnya hanya dibutuhkan satu sperma dari banyak sperma yang dihasilkan untuk membuahi sel telur. Dengan jumlah sperma sedikit kemungkinan terjadinya kehamilan tentu menjadi semakin kecil, namun pada beberapa kasus (jarang) ternyata oligospermia masih dapat membuahi sel telur.

Hingga saat ini memang belum ada terapi yang terbukti sangat efektif dalam meningkatkan jumlah sperma, namun ada obat yang mengandung hormon androgen yang diyakini dapat membantu meningkatkan jumlah dan kualitas sperma. Frekuensi hubungan seksual yang ideal juga perlu diperhatikan untuk meningkatkan kemungkinan kehamilan tersebut.  

Sebetulnya tidak ada tolak ukur pasti mengenai sampai kapan dilakukan terapi tersebut, namun kami rasanya tidak ada salahnya Anda untuk menunggu hingga beberapa bulan. Faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah sperma sangat beragam, misalnya faktor makanan, stress, dsb.

Untuk pengobatan lebih lanjut, kami sarankan agar Anda berkonsultasi kepada dokter spesialis andrologi.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar