Sukses

Nyeri Tulang Kemaluan Saat Hamil dan Melahirkan Normal Setelah Caesar
10 Jan 2016, 22:48 WIB
Wanita, 27 tahun.

Saat ini usia kandungan saya 34w. Namun dilihat dr gambaran perut saya banyak yg bilang perut sudah dalam keadaan sudah turun. Selain itu sudah 2/3 minggu belakangan ini bagian pinggang belakang serta tulang kemaluan terasa sangat perih dan sakit sekali sampai dengan hari ini. saya berpikir mungkin karna saya terkadang masih menggendong anak pertama saya yg masih berusia 1.5thn. Pertanyaannya apakah mungkin tiba2 saja saya bs melahirkan diusia kandungan umur segini? Dan apakah itu tanda2nya? Dan mungkinkah saya melahirkan normal sedangkan jarak kehamilan sebelumnya saya melahirkan secara ceasar dan jarak kurang dr 2thn? Tks dok

 

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Mohon maaf atas keterlambatan kami menjawab pertanyaan Anda. Kami akan mencoba membatu menjawab pertanyaan Anda satu per satu.

1. Nyeri tulang kemaluan.

Kami memahami kekhawatiran Anda, namun sulit bagi kami untuk melakukan diagnosis dengan keterangan yang terbatas dari Anda. Apakah terdapat keluhan lain selain nyeri? Di mana persisnya lokasi Anda merasakan rasa nyeri tersebut? Apakah nyeri terasa menjalar? Bagaimana nyeri tersebut, apakah seperti ditusuk-tusuk (nyeri tajam) atau seperti rasa pegal (nyeri tumpul)? Ketika memasuki trimester ke 3 letak janin memang sudah mulai turun dan mendesak bagian bawa perut. Karena desakan tersebut, tulang- tulang panggul mulai meregang sehingga terkadang timbul nyeri. Namun apabila nyeri tersebut dirasakan hebat atau terdapat keluhan lain yang menyertai misalnya timbul flek atau kesulitan berjalan, kami sarankan Anda mengunjungi dokter untuk pemeriksaan fisik yang mendetil.

2. Tanda persalinan

Persalinan diharapkan terjadi setelah Anda memasuki usia kehamilan 37 minggu, namun tidak menutup kemungkinan terjadi persalinan lebih awal dari tanggal yang diharapkan atau disebut juga dengan prematur. Tanda persalinan adalah sebagai berikut :

  • Lendir bercampur darah 
    Sumbatan yang tebal pada mulut rahim terlepas sehingga menyebabkan keluarnya lendir kemerahan karena bercampur darah. Hal ini dapat terjadi beberapa hari sebelum persalinan, jadi tunggulah sampai Anda mendapatkan kontraksi yang teratur atau air ketuban pecah, sebelum Anda pergi kerumah sakit. Namun Anda harus segera menghubungi dokter apabila terjadi pendarahan hebat.

  • Air ketuban pecah

Kantung ketuban yang mengelilingi bayi pecah sehingga air ketuban keluar. Normalnya air ketuban adalah cairan yang bersih, jernih dan tidak berbau. 

  • Kontraksi yang teratur

Mulai usia kehamilan 38 minggu, umumnya timbul kontraksi tidak teratur yang disebut kontraksi Braxton hicks. Namun kontraksi tersebut bukan termasuk tanda persalinan. Kontraksi yang menandakan proses persalinan timbul secara teratur. Awalnya kontraksi hanya sebentar kemudian bertambah lama, bertambah sering dan bertambah kuat. Kontraksi terjadi simetris di kedua sisi perut mulai dari bagian atas dekat saluran telur ke seluruh rahim, dan nyeri tidak hilang/kurang dengan istirahat atau elusan. 

3. Melahirkan Normal Setelah Caesar

Melahirkan normal setelah riwayat caesar sebelumnya dinamakan VBAC (Vaginal Birth After C-Section) Jarak persalinan normal dengan persalinan caesar sebelumnya idealnya 18-24 bulan. Ada pula yang mengatakan setelah18  atau 24 bulan baru hamil lagi untuk lebih amannya. Akan tetapi semua tergantung bagaimana riwayat operasi caesar sebelumnya. Persentase berhasilnya 60-80%. Dan resiko utamanya adalah pecahnya rahim, yaitu bekas caesar terbuka kembali setelah persalinan. Sehingga diperlukan pemeriksaan kesehatan yang mendukung sebelum dilakukan VBAC

Syarat untuk melakukan VBAC adalah : 

  • Baru mengalami satu kali operasi caesar dan tidak ada riwayat perlukaan rahim lainnya seperti operasi mioma uteri atau tumor jinak otot rahim, dan riwayat ruptura uteri

  • Caesar pertama bukan karena indikasi yang akan menetap/berulang, seperti panggul sempit dan riwayat operasi pengangkatan mioma uteri. Misalnya jika riwayat caesar sebelumnya karena posisi anak sungsang, gawat janin atau plasenta previa (ari-ari di bawah) dan hal ini tidak berulang, maka kelahiran normal bisa dilakukan.

  • Jenis jahitan pada operasi caesar sebelumnya bukan model klasik atau longitudinal incision atau jahitan vertikal, tapi insisi transversa rendah (low transverse incision)

  • Panggul tidak sempit

  • Tebal rahim berada dalam batas aman –memiliki 0% risiko terjadinya ruptur uteri-, yaitu 4,5 mm. 

  • Tidak terjadi komplikasi pada kehamilan.  Persalinan normal setelah operasi caesar tidak disarankan untuk ibu hamil yang memiliki komplikasi kehamilan seperti diabetes atau tekanan darah tinggi

  • Persalinan timbul terjadi dengan spontan, yaitu kontraksi dan pembukaan serviks terjadi secara spontan.

Sedangkan VBAC tidak direkomendasikan dalam situasi:

  • Jika Anda sedang hamil dengan kembar

  • Jika Anda memiliki diabetes

  • Jika Anda memiliki tekanan darah tinggi

Jika Anda memenuhi syarat diatas maka persalinan normal diperbolehkan, namun ada baiknya konsultasikan kembali ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan Anda. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar