Sukses

Urin Berbusa

05 Jan 2016, 11:31 WIB
Pria, 35 tahun.

Urine saya berbusa. Warna urine normal bening kekuningan. Saya seorang vegetarian lacto ovo. Saya tidak makan minyak atau produk yang diolah menggunakan minyak. Sy fisik tdk lemah atau cepat lelah. Olahraga normal & tdk cepat lelah. Bgmn menurut dokter tentang urine berbusa itu?

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terimakasih Anda telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com,

Kami memahami kekhawatiran yang Anda alami. Busa pada urin dapat dipengaruhi oleh beberapa hal seperti kecepatan saat mengeluarkan urin (saat kencing berjumlah banyak dan dikeluarkan dengan cepat, akan sangat mungkin menimbulkan busa), jumlah asupan cairan Anda, maupun adanya protein pada urin.

Dalam keadaan berat dimana terdapat buih pada air seni secara berlebihan dan terus menerus, memang dapat mengindikasikan adanya kadar protein berlebih (albuminuria). Kondisi proteinuria/albuminuria ini memang kerap ditemukan pada penyakit ginjal. Memang, tanda utama penyakit gagal ginjal adalah tingginya kadar protein dalam urin (sehingga kencing menjadi berbusa). Namun gagal ginjal seringkali diderita oleh orang yang lanjut usia, dan memiliki penyakit kronik misalnya hipertensi dan diabetes melitus. Untuk usia seperti Anda, etiologi tersering adanya protein dalam urin adalah kondisi infeksi saluran kemih. Infeksi saluran kemih salah satunya diderita oleh seseorang yang kurang menjaga kesehatan daerah kelaminnya, kurang minum, atau sering menahan kencing. Sudah berapa lama keluhan ini Anda rasakan? Apakah pada saat berkemih disertai rasa anyang-anyangan, sering berulang-ulang ingin kencing, sering tidak dapat menahan kencing? Jika jawabannya Ya, maka ada kemungkinan Anda memang mengalami infeksi saluran kemih.

Untuk memastikannya, apakah memang ada protein dalam air seni Anda, kami sarankan Anda dapat memeriksakan kondisi Anda ke dokter agar dapat memeriksa secara langsung terutama organ ginjal dan menyarankan pemeriksaan penunjang yang dapat membantu menegakkan diagnosis, bila perlu dilakukan urinalisis untuk memeriksakan kadar protein dalam kencing. 

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu.

Salam

0 Komentar

Belum ada komentar