Sukses

Operasi Hernia

30 Dec 2015, 13:08 WIB
Wanita, 34 tahun.

dokter,ayah saya berumur 65th dan menderita hernia dan bulan depan direncanakan untuk operasi tetapi saya takut karena tetangga saya 2 minggu setelah melakukan operasi hernia terkena serangan jantung dan meninggal dan itu tidak hanya terjadi pada 1 orang tetapi 3 orang dlm satu keluarga.yang saya tanyakan apakah sampai berbahaya seperti itu efek samping operasi hernia.mohon penjelasannya dok,terimakasih.

dr. Karin Wiradarma

Dijawab Oleh:

dr. Karin Wiradarma

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter di KlikDokter.com.

Kami memahami kekhawatiran Anda.

Hernia, atau sering kita kenal dengan istilah “turun bero”, merupakan penonjolan isi suatu rongga melalui defek atau bagian lemah dari dinding rongga bersangkutan. Hernia inguinalis dibagi menjadi 2, yaitu hernia inguinalis medialis dan hernia inguinalis lateralis. Jika kantong hernia inguinalis lateralis mencapai skrotum (buah zakar), hernia disebut hernia skrotalis. Hernia terdiri atas jaringan lunak, kantong, dan isi hernia. Khususnya hernia skrotalis, dimana skrotum menjadi lebih besar, dapat berpengaruh kepada kesuburan pria.

Jaringan rongga abdomen yang dapat masuk ke skrotum umumnya adalah usus. Jadi melalui suatu lubang di lipat paha, usus turun dari daerah perut menuju ke skrotum (buah zakar). 

Penatalaksanaan hernia dibagi menjadi 2, konservatif dan operatif.

Pengobatan konservatif terbatas pada tindakan pengembalian posisi (dengan cara mendorong masuk tonjolan yang ada secara manual) dan pemakaian penyangga atau penunjang untuk mempertahankan isi hernia yang telah direposisi (dikembalikan posisinya). Penggunaan bantalan penyangga hanya bertujuan menahan hernia yang telah direposisi dan tidak pernah menyembuhkan sehingga harus dipakai seumur hidup. Hal ini biasanya dipilih jika kita menolak dilakukan perbaikan secara operasi atau terdapat kondisi yang tidak memungkinkan untuk operasi. Cara ini tidak dianjurkan karena menimbulkan komplikasi, antara lain merusak kulit dan tonus (kekenyalan/tekanan) otot dinding perut di daerah yang tertekan sedangkan strangulasi (terlilit/terpuntir) tetap mengancam. Penggunaan penyangga tidak menyembuhkan hernia.

Operasi merupakan penatalaksanaan yang lebih tepat untuk hernia. Indikasi operasi sudah ada begitu diagnosis ditegakkan.  Kami menyarankan Anda untuk segera berobat ke dokter spesialis bedah untuk evaluasi dan tatalaksana lebih lanjut. Pengurutan tidak disarankan agar tidak timbul komplikasi yang tidak diinginkan.

Perlu ditelusuri lebih dulu, faktor risiko apa saja yang dialami oleh orang-orang tersebut. Kemungkinan besar mereka telah memiliki penyakit sebelumnya, seperti penyakit jantung, stroke, darah tinggi, diabetes, kolesterol, dll. Memang operasi dapat menimbulkan efek samping dan komplikasi. Namun hal tersebut akan sangat rendah kemungkinannya jika dilakukan oleh dokter bedah profesional dan berpengalaman di rumah sakit dengan fasilitas yang memadai.

Efek samping dan risiko tersebut bervariasi untuk setiap orang, ditinjau dari segi usia, penyakit yang dialami, merokok atau tidak, keparahan penyakit, dll. Jika ayah Anda sehat dan memiliki faktor risiko yang rendah, tentunya hal ini akan lebih baik. Anda dapat mendiskusikan hal ini lebih lanjut kepada dokter bedah Anda.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar