Sukses

Memutihkan Gigi Kuning

28 Dec 2015, 12:11 WIB
Pria, 45 tahun.

Assalamu'alaikum dok. Maaf sebelumnya dok saya ingin bertanya mengenai keadaan gigi saya. Kemarin saya ke dokter gigi dekat rumah saya untuk memperiksakan gigi saya yang ada kuningnya. Setelah diperiksa kuning tersebut bukanlah karang gigi karena sudah dicoba discaling dan bleaching tidak hilang. Menurut dokter tsb kalau tidak salah pewarnaan dari dalam. Apakah gigi saya dapat diperbaiki dok? dalam artian dapat diputihkan ? Jika harus ke dokter spesialis gigi, spesialis apa dok? terimakasih

drg. Arni Maharani

Dijawab Oleh:

drg. Arni Maharani

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.com.

Kami memahami kekhawatiran Anda terhadap kondisi. Perubahan warna gigi ada yang intrinsik (dari dalam tubuh) dan ekstrinsik (dari faktor di luar tubuh). Makanan dan minuman seperti kopi, teh, wine serta kebiasaan  merokok dapat menyebabkan perubahan warna pada gigi, konsumsi obat antibiotik jenis tetrasiklin pada masa kanak-kanak atau pada ibu hamil juga menyebabkan terdapatnya perubahan warna yang cukup berat pada gigi.

Perlu dipastikan terlebih dulu apa yang menyebabkan gigi Anda berubah warna/menguning, baru dapat ditentukan rencana perawatan yang tepat untuk memutihkan gigi Anda. Memutihkan gigi sebaiknya dilakukan setelah berkonsultasi dahulu ke dokter gigi. Memang ada bahan-bahan pemutih gigi yang beredar di pasaran dan dapat dibeli secara bebas tanpa resep dokter, namun konsumen sebaiknya terlebih dahulu mendapatkan informasi secara lengkap mengenai indikasi dan macam bahan pemutih gigi serta efek samping yang mungkin akan dialami pasien.

Metode bleaching diindikasikan untuk memutihkan gigi yang mengalami perubahan warna akibat makanan, kebiasaan merokok dan hal lainnya. Namun tidak semua perubahan warna yang terjadi pada gigi dapat diputihkan dengan dental bleaching, contohnya seperti pada perubahan warna berat akibat obat antibiotik jenis tetrasiklin. Pada kasus gigi dengan warna alaminya yang tidak putih atau berwarna kuning maka dapat ditangani dengan prosedur bleaching ini. Untuk gigi yang sensitif sebaiknya tidak dilakukan prosedur ini tapi akan lebih baik lagi jika keadaan gigi Anda diperiksa secara langsung oleh dokter gigi sehingga dapat diputuskan apakah aman dilakukan bleaching atau tidak.

Efek samping yang paling sering terjadi setelah perawatan bleaching adalah sensitivitas gigi dan iritasi pada jaringan lunak seperti gusi. Hidrogen peroksida dapat berpentrasi ke ruang pulpa melalui email dan dentin, dan menyebabkan rasa ngilu. Oleh karena itu dianjurkan untuk dilakukan aplikasi fluor paska perawatan bleaching untuk mengurangi rasa ngilu.

Hasil dari perawatan bleaching bersifat sementara. Gigi mungkin kembali kuning, meski lamanya ketahanan efek dari perawatan ini masih diperdebatkan. Pola makan dan minum serta penjagaan kebersihan mulut sangat mempengaruhi efek jangka panjang dari perawatan bleaching. Setelah beberapa lama, perawatan bleaching dapat kembali dilakukan.

Bila kondisi perubahan warna pada gigi tidak dapat diatasi dengan bleaching maka kondisi tersebut bisa diatasi dengan prosedur veneer atau crown, bergantung dari keadaan gigi. Masalah ini dapat Anda konsultasikan langsung dengan dokter gigi spesialis prostodonti untuk pembuaan veneer atau crown.

Berikut artikel terkait yang dapat Anda baca.

A-Z bleaching

Demikian informasi yang dapat Kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar