Sukses

Nyeri Buang Air Kecil

29 Dec 2015, 09:35 WIB
Pria, 28 tahun.

Dokter,sy lelaki beristri,sdh berjalan 1 minggu ini sy merasakan sakit saat BAK, terkadang disertai cairan putih agak kental, hal ini baru pertama kali sy alami. Sy sdh mengkonsumsi ciprofloxacin tp blm jg sembuh. Penyakit apa yg menjangkiti sy dok? Padahal sy tdk pernah melakukan seks bebas baik sejak masa muda maupun smpe sekarang ini? Trimakasih.

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com,

Nyeri ketika BAK pada umumnya disebabkan oleh adanya infeksi pada saluran kemih atau terdapat peradangan pada saluran kemih. Sejak kapan keluhan tersebut dirasakan? Apakah ada keluhan lain yang dirasakan seperti anyang-anyangan? Nyeri BAK disertai kencing berwarna kemerahan selain infeksi saluran kemih bisa juga disebabkan oleh batu saluran kemih.

Cairan keluar dari penis dapat terjadi secara normal (fisiologis) atau tidak normal (patologis). Secara fisiologis, pengeluaran terjadi saat laki-laki terangsang secara seksual. Cairan ini bersifat pelumas sebelum ejakulasi. Pada pria yang belum disunat, dapat terjadi penumpukan smegma di kulup (frenulum) dan bergabung dengan cairan pelumas ini, sehingga dapat terlihat bercak putih. Bila rangsangan diteruskan, dapat terjadi ejakulasi pada pria yang mengeluarkan cairan mani.

Secara patologis, cairan keluar saat tidak ada rangsangan seksual. Cairan dapat bersifat putih kehijauan atau bening. Keluarnya cairan yang patologis dapat disebabkan oleh infeksi menular seksual ataupun infeksi saluran kemih. Biasanya selain keluhan keluarnya cairan dari kemaluan juga disertai dengan keluhan nyeri saat berkemih,perasaan tidak tuntas saat berkemih, sering berkemih/anyang-anyangan, dan lain sebagainya. 

Kami sarankan untuk berkonsultasi langsung ke dokter untuk evaluasi lebih lanjut agar mengetahui penyebab dari nyeri BAK yang Anda rasakan. Jika perlu dilakukan pemeriksaan urinalisis (pemeriksaan kencing). Pengobatan akan disesuaikan dengan penyebab dari nyeri BAK yang Anda alami. Mungkin saja obat yang telah Anda konsumsi itu tidak tepat dosis maupun lama pengobatannya, apakah Anda memperoleh pengobatan tersebut dari dokter? Saya sarankan Anda berkonsultasi langsung dengan dokter sebelum mengonsumsi obat.

Apabila benar terdapat infeksi saluran kemih, maka dokter akan memberikan pengobatan antibiotik, serta mengevaluasi penyebab dasarnya untuk mencegah kekambuhan, apakah karena kurang minum, sering menahan kemih, infeksi kemaluan, batu saluran kemih, dsb. Adapun yang dapat Anda lakukan sendiri sebagai tindakan pencegahan adalah:

  • Konsumsi air putih dalam jumlah banyak setiap harinya (lebih kurang 1,5-2 liter/hari)

  • Hindarilah kebiasaan menahan kemih

  • Jagalah kebersihan daerah kemaluan

  • Hindari perilaku seksual tidak sehat, seperti berhubungan bebas.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam

0 Komentar

Belum ada komentar