Sukses

Benjolan di Penis

24 Dec 2015, 16:18 WIB
Pria, 25 tahun.

Saya mau tanya dok,,ada benjolan di batang kelamin saya tepatnya di belakang kepala penis saya,benjolan tersebut tidak berasa sakit dan saya pun tidak merasakan apa-apa dari benjolan tersebut,tetapi saya coba pencet benjolan itu,,benjolan tsb mengeluarkan nanah, bentuk benjolan tersebut seperti segiempat,seperti nanah yg mengeras,tetapi bukan kutil,, benjolan tsb sudah ada semenjak saya di bangku SMA,sampai hari ini saya belum pernah yang namanya berhubungan intim dengan wanita manapun,, apakah benjolan tsb berbahaya dok ? Benjolan tsb bisa digerakkan kesana kemari dok,,terima kasih

dr. Karin Wiradarma

Dijawab Oleh:

dr. Karin Wiradarma

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter di KlikDokter.com.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan.

Kelainan pada daerah kulit sangat sulit didagnosis jika tanpa pemeriksaan langsung. Sebelumnya izinkan kami bertanya :

  • Sejak kapan bentol ini timbul?
  • Apakah gatal/nyeri?
  • Apa warna benjolan tersebut?

Bentol pada kepala penis dapat disebabkan oleh beberapa kondisi, antara lain:

  • Pearly penile papules: bintik-bintik berwarna agak putih, merah, dapat juga sewarna kulit ,mengumpul pada lipatan kepala penis (corona penis). Bintik-bintik ini sifatnya jinak dan tidak berbahaya. Tidak disebabkan oleh infeksi menular seksual.

  • Condiloma akuminata (kutil): bintik-bintik pada kepala penis, biasa mengelompok dan bertumpuk-tumpuk. Disebabkan oleh Human Papiloma Virus (HPV). Penyakit ini merupakan disebabkan oleh infeksi menular seksual.

  • Moluscum kontagiosum: bintik-bintik juga pada kepala penis, pada bintik tersebut terdapat lekukan kecil (delle), disebabkan oleh virus.

  • Pyogenic granuloma: benjolan merah pada kulit yang berisi banyak pembuluh darah, berwarna merah terang dan mudah berdarah.

  • Sifilis : bentol yang berubah menjadi luka yang tidak nyeri, umumnya jumlahnya hanya satu buah.

  • Pyoderma : bisul / peradangan unit pilosebasea

Untuk memastikan diagnosis, sebaiknya Anda mengunjungi dokter spesialis kulit kelamin untuk wawancara medis mendetil, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan tambahan.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar