Sukses

Mioma Saat Hamil

28 Dec 2015, 14:28 WIB
Pria, 27 tahun.

Bapak/ibu dokter saya mau bertanya: apakah miom dapat berbahaya pada janin? Karena sekarang istri saya sedang hamil muda 2 minggu dan terdapat miom -+ 6cm. Terima kasih.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Pada umumnya mioma tidak akan mengganggu proses kehamilan kecuali bila letaknya di bawah selaput dinding rahim (submukosa) atau di dalam otot rahim (intramural) yang berpotensi dapat tumbuh menekan ke arah rongga rahim yang biasanya ukurannya besar (diameter lebih dari 3cm).


Mioma saat proses kehamilan akan tumbuh lebih besar karena adanya peningkatan kadar hormon. Sehingga mungkin saja akan mengganggu kehamilan yang semakin basar. Mioma pada kehamilan (tergantung ukuran dan lokasi), dapat menyebabkan keguguran, lahir prematur, gangguan kontraksi rahim dalam persalinan atau pun pasca persalinan.

Tidak ada ukuran standar kapan mioma harus diterapi. Mioma besar tanpa gejala dan tidak mengarah ke keganasan tidak perlu diterapi. Pada mioma yang tidak diterapi, pemeriksaan fisik dan USG harus diulangi setiap 6-8 minggu untuk mengawasi pertumbuhan baik ukuran maupun jumlah mioma. Apabila pertumbuhan stabil maka pasien diobservasi setiap 3-4 bulan. Terapi medikamentosa untuk mioma terbagi atas 2, yaitu bedah (operasi) dan non-bedah. Untuk non-bedah, umumnya mioma ditangani dengan terapi hormonal, termasuk di dalamnya adalah Preparat hormonal tersebut akan memproduksi efek hipoestogen untuk mengecilkan mioma. Namun tentu saja terapi ini harus di bawah pengawasan dokter spesialis kebidanan dan kandungan.

Kami menyarankan Anda untuk tetap mengunjungi/berkonsultasi kembali dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan agar dapat dikontrol dengan baik dan untuk menentukan langkah perlu diambil saat ini.

Kami lampirkan artikel mioma untuk Anda baca:

Mioma Uteri


Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar