Sukses

Benjolan KGB dan Berat Badan Turun

14 Dec 2015, 10:47 WIB
Pria, 17 tahun.

dok, saya bingung nih, kira" udah seminggu ada benjolan di kelenjar getah bening saya di bagian leher, terus badan juga mulai turun agak drastis.. tapi waktu cek darah (HIV/AIDS) di RS, hasilnya NEGATIF, saya juga gk pernah melakukan perilaku beresiko, keadaan saya sekarang sangat takut, saya sakit apa ini..

dr. Citra Roseno

Dijawab Oleh:

dr. Citra Roseno

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Kelenjar getah bening (KGB) merupakan sistem pertahanan tubuh dalam melawan infeksi. KGB dapat ditemukan di seluruh tubuh; namun yang bisa teraba jika terjadi pembesaran adalah di daerah leher, ketiak, daerah sela paha. KGB dapat membesar karena adanya penyakit atau infeksi, namun bisa juga terjadi tanpa sebab yang jelas. Pada kebanyakan kasus, pembesaran KGB (limfadenopati) bukanlah permasalahan yang serius, tidak berbahaya (jinak) dan hanya sebagian kecil pembesaran yang tidak dapat dijelaskan sebabnya merupakan keganasan (kanker). Pembesaran kelenjar getah bening ini dapat berbahaya bila dikuti dengan tanda-tanda keganasan seperti berat badan turun, benjolan bertambah besar dengan cepat, penyebaran kanker dari tempat lain, umur lebih dari 50 tahun dan adanya riwayat keganasan (kanker) dalam keluarga. Umumnya KGB akan mengecil ke ukuran semula atau ketika penyakit atau infeksi sudah berlalu. 

Beberapa penyebab pembesaran KGB:

  • Penyakit umum seperti pilek atau infeksi pada telinga
  • Infeksi bakteri pada tenggorokan
  • Infeksi virus
  • Penyakit yang dapat mempengaruhi sistem pertahanan tubuh

Tentunya untuk memastikan benjolan tersebut berupa KGB ataukah benjolan lainnya harus dilakukan pemeriksaan oleh dokter karena KGB di leher memiliki lokasi tertentu. Sedangkan untuk mengatasi pembesaran KGB adalah dengan mengatasi penyakit yang mendasarinya. Perlu diperhatikan adakah keluhan lain yang menyertai. Jika terdapat keluhan lain seperti nafsu makan berkurang, berat badan menetap atau berkurang atau bahkan sulit naik, perlu dipikirkan mengenai infeksi paru kronik tuberkulosis (TBC) yang saat ini dapat mengenai siapa saja. Kami sarankan Anda memeriksakan diri ke dokter umum atau dokter spesialis penyakit dalam untuk pemeriksaan fisik menyeluruh disertai diagnosis dan terapi yang optimal.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar