Sukses

Nyeri Saat BuangAir Kecil

14 Dec 2015, 19:00 WIB
Pria, 255 tahun.

selamat sore dok... saya pria usia 25 tahun, saya baru menikah,, sebelum nya saya ingin bercerita tentang pengalaman saya lebih kurang 3thn kebelkang. saya aktif mengenal dan melakukan sex sejak SMP (15thn). sekitar 3th yg lalu saya menderita sakit yg saya tidak tau apa pnyebab nya,, sakit nya saya rasakan di saat saya buang air kecil,,di seputran anus(bagian dalam). yg saya tidak tau persis sakit nya d bagian mna yg jelas saya merasakan sakit yg tramat sakiti di bagian ysb.aneh nya durasi nya lebih kuarang hanya sekitar 10detik saja,kemudian hilang begitu saja,,,sakit itu sering saya raskan di saat saya buang air kecil,namun yg pling sering tersa saat badan saya kecapek an(saat buang air kecil) pertanyaan nya... apakah diagniosa penyakit saya dok kira kira?? apa langkah yg harus saya lakukan??? terus terang,entah itu sebab nya,istri di ranjang tdk trpuaskan(cepat keluar,lembek dan saya kurang brgairah) mohon pencerahan nya dok..saya sangat ingin sembuh... terima ksh...

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Salah satu kondisi yang dapat menyebabkan keluhan sakit saat BAK adalah Infeksi saluran kemih.

Infeksi saluran kemih (ISK) merupakan infeksi bakteri yang terjadi pada uretra (uretritis), kandung kemih (sistitis), ureter (ureteritis), atau ginjal (pielonefritis). Saluran kemih dapat terserang infeksi dari atas (dimana bakteri masuk kedalam ginjal melalui aloran darah yang masuk ke ginjal) atau dari bawah (dimana bakteri masuk dari uretra). Kebanyakan ISK berawal dari saluran kemih bagian bawah (kandung kemih dan uretra) dan jika tidak diberikan terapi infeksi tersebut dapat menyebar ke saluran kemih bagian atas (ureter dan ginjal).

Jenis ISK yang paling sering dijumpai yaitu sistitis ( infeksi kandung kemih). Biasanya sistitis terjadi pada wanita sesudah melakukan hubungan seksual, dimana bakteri memasuki kandung kemih melalui uretra. 90% kasus sistitis disebabkan Escherichia coli, yaitu bakteri yang dalam kondisi normal terdapat dalam kolon dan rektum. Uretritis (infeksi pada uretra) menimbulkan gejala-gejala yang menyerupai gejala sistitis. Pada beberapa kasus, bakteri dapat mencapai saluran kemih bagian atas lalu menyebabkan infeksi ginjal (pielonefritis). Terapi perlu segera diberikan karena infkesi dpat menyebabkan penurunan fungsi ginjal, terutama pada pasien lanjut usia atau individu yang memiliki sistem imun tubuh lemah.

ISK terjadi pada kurang lebih 3% anak perempuan dan 1% anak laki-laki yang berusia 11 tahun. Wanita lebih rentan terkena ISK karena memiliki uretra yang lebih pendek dan posisinya dekat dengan anus.

Faktor-faktor yang paling banyak menyebabkan ISK yaitu hubungan seksual yang tidak aman (berganti-ganti pasangan seksual atau tidak menggunakan alat pelindung selama berhubungan seksual), migrasi bakteri yang berasal dari feses/anus (pada wanita), pengosongan kandung kemih yang tidak tuntas, atau gangguan fungsi organ saluran kemih. Faktor lainnya yang meningkatkan resiko ISK meliputi kehamilan, obstruksi saluran kemih, dan virulensi bakteri. Jenis bakteri penyebab ISK lainnya;staphylococcus saprophyticus, chlamydia trachomatis, dan mycoplasma hominis.

Gejala yang biasanya dirasakan pada penderita ISK adalah;

  • Rasa tidak nyaman atau nyeri saat BAK.
  • Terus menerus mengalami dorongan untuk BAK / anyang-anyangan
  • Bisa dijumpai keluhan kurang sehat dan/atau disertai demam.
  • Disertai rasa nyeri atau rasa penuh pada bagian bawah perut
  • Urin dapat keruh, bercampur darah dan/atau berbau sangat tajam (menyengat)

Agar dapat diberikan terapi yang tepat, perlu terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan untuk memastikan penyebab keluhan. untuk itu, anda perlu memeriksakan diri langsung kepada dokter.

Selain itu, perlu juga melakukan upaya berikut ini;

  • Minum banyak air dan/atau cairan (8-10 gelas per hari)
  • Mengkonsumsi suplemen vitamin C secara teratur karena vitamin ini diketahui dapat menurunkan jumlah bakteri di urin.
  • Hindari konsumsi minuman berakhohol, makanan yang kaya rempah, dan kopi karena dapat mengiritasi kandung kemih.
  • Jangan menunda keinginan BAK karena tindakan ini dapat membuat urin tertahan didalam kandung kemih dalam waktu lebih lama sehingga mudah ditumbuhi bakteri. Wanita yang cenderung mengalami ISK harus BAK segera sesudah berhubungan seksual guna menyingkirkan bakteri yang mungkin memasuki saluran kemih dan kelamin.
  • Cuci tangan dan alat kelamin sebelum dan sesudah melakukan hubungan seksual.
  • Menjaga kebersihan tubuh dengan membilas anus dan daerah kelamin sekurang-kurangnya sekali sehari, terutama sesudah BAK dan BAB. 
  • Sebaiknya mandi menggunakan pancuran, dibandingkan dengan mandi berendam di bath up
  • Hindari penggunaan pakaian / celana ketat. Lebih dianjurkan untuk menggunakan celana dalam dari bahan katun.

Dalam pengobatannya dapat diberikan antibiotik, dibawah pengawasan dokter, yang digunakan selama seminggu atau sesuai anjuran dokter. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat menyebabkan resistensi bakteri.

Cepat keluar dan penis lembek mungkin yang Anda maksudkan adalah ejakulasi dini. Ejakulasi dini memiliki definisi ejakulasi yang berulang, sering, atau menetap dengan stimulasi yang minimal, sebelum, saat, atau sesaat setelah penetrasi, dan sebelum saat yang diinginkan, oleh karena tidak mampu mengendalikannya yang kemudian menyebabkan ketidakpuasan pada pasangan, rasa terganggu, dan rasa tertekan. Memang tidak ada batasan waktu dalam definisi ini, jadi selama Anda merasa ejakulasi Anda cuup memuaskan dan tidak terlampau cepat maka Anda tidak mengalami ejakulasi dini.

Untuk mengatasi ejakulasi dini pada pria maka perlu diketahui penyebabnya terlebih dahulu, apakah psikologik (perasaan bersalah, stress, kecemasan, disfungsi ereksi), organik (gangguan organ), atau iatrogenik (karena tindakan medis). Penyebab ED sendiri paling banyak disebabkan oleh psikologis. Penanganan kemudian disesuaikan dengan penyebabnya.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar