Sukses

Hidung Mampet Saat Terkena Debu

11 Dec 2015, 15:47 WIB
Wanita, 20 tahun.

Siang dok, saya mau menanyakan hidung saya yg kanan sering sakit dan sakitnya menjalar sampe ke kepala. kadang juga mampet, apalagi kalau terkena debu atau mencium bau bau yang menyengat. apakah itu polip atau sinus? Mohon jawabanya . Terimakasih

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi KlikDokter.com

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan atas keluhan Anda. Keluhan yang Anda alami kemungkinan adalah rinitis alergi.

Rhinitis alergi adalah penyakit peradangan yang disebabkan oleh reaksi alergi pada pasien-pasien yang memiliki atopi (riwayat keturunan alergi), yang sebelumnya sudah tersensitisasi atau terpapar dengan allergen (zat/materi yang menyebabkan timbulnya alergi) yang sama serta meliputi mekanisme pelepasan mediator kimia ketika terjadi paparan ulangan dengan allergen yang serupa  (Von Pirquet, 1986).

Gejala klinis yang khas adalah terdapatnya serangan bersin yang berulang-ulang terutama pada pagi hari, atau bila terdapat kontak dengan sejumlah debu. Sebenarnya bersin adalah mekanisme normal dari hidung untuk membersihkan diri dari benda asing, tetapi jika bersin sudah lebih dari lima kali dalam satu kali serangan maka dapat diduga ini adalah gejala rhinitis alergi. Gejala lainnya adalah keluar ingus (rinore) yang encer dan banyak.  Hidung tersumbat, mata gatal dan kadang-kadang disertai dengan keluarnya air mata.

Terapi yang dilakukan adalah :

  • Terapi yang paling ideal adalah dengan menghindari kontak dengan allergen penyebab. Bagaimana dengan Anda? apakah Anda mengetahui penyebab munculnya bersin dan pilek?
  • Pengobatan, penggunaan obat antihistamin H-1 adalah obat yang sering dipakai sebagai lini pertama pengobatan rhinitis alergi atau dengan kombinasi dekongestan oral. Obat Kortikosteroid dipilih jika gejala utama sumbatan hidung akibat repon fase lambat tidak berhasil diatasi oleh obat lain

Jika keluhan dirasakan sangat mengganggu dan sering merasakan sakit kepala, kami menganjurkan agar Anda dapat memeriksakan diri ke dokter spesialis THT agar dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam sehat,

    0 Komentar

    Belum ada komentar