Sukses

Bayi Muntah Susu

11 Dec 2015, 15:48 WIB
Wanita, 27 tahun.

Halo dok. Bayi saya berumur 12 hari. kemarin muntahnya 3x warna putih susu. Baru saja muntah lebih bnyak. Anak saya minum ASI & susu formula nutribaby (krn produksi ASI saya msh sdikit). Bayi saya tidur sgt pulas, smpai susah dibangunkan utk minum susu. APA penyebab & gmn penanganannya dok?

 

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Salam kami untuk buah hati dan keluarga Anda. Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Kami akan mencoba menjawab pertanyaan Anda.

Sebelumnya Anda harus memastikan terlebih dahulu apakah anak Anda muntah atau hanya gumoh. Gumoh adalah hal yang biasa terjadi pada bayi dan ini bukanlah muntah yang sebenarnya. Hal ini tidak perlu dicemaskan jika bayi tetap tampak sehat. Pada gumoh, biasanya bayi hanya mengeluarkan/memuntahkan kembali sedikit susu yang dikonsumsinya.

Untuk itu Anda perlu membantu bayi untuk bisa bersendawa dengan benar untuk mengurangi gumoh.

Cara Menyendawakan Bayi

  1. Bayi digendong, menghadap ke belakang dengan dada bayi diletakkan pada bahu Ibu.
  2. Kepala bayi disangga/ditopang dengan tangan Ibu.
  3. Usap punggung bayi perlahan-lahan sampai bayi sendawa.

Sementara muntah adalah merupakan suatu proses yang kompleks, dimana makanan dikeluarkan secara paksa dari dalam lambung.  Muntah pada bayi yang beru lahir sering disebabkan oleh :

  • Penyakit metabolisme bawaan
  • Alergi makanan, sering akibat alergi susu sapi
  • Kelainan anatomi saluran cerna, seperti stenosis pylorus  dapat terjadi pada usia 2-8 minggu. Stenosis pylorus merupakan suatu penebalan otot yang menyempitkan mulut lambung, sehingga bisa menyebabkan bayi anda muntah kuat secara berulang.

Jika saat ini bayi Anda mengkonsumsi susu formula, bisa jadi muntah yang terjadi diakibatkan alergi susu sapi. Sebaiknya Anda segera membawa bayi Anda untuk memeriksakan diri ke dokter spesialis anak agar penyebab sebenarnya dari muntah anak Anda dapat diketahui dan ditatalaksana dengan tepat sebelum bayi Anda mengalami gangguan pertumbuhan lebih lanjut.

Demikian informasi yang kami berikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar