Sukses

Sesak Nafas Saat Berolah Raga

03 Dec 2015, 09:15 WIB
Wanita, 19 tahun.

dok, saya dari semenjak usia saya 5thn saya sering merasakan sesek jika melakukan olahraga berat seperti berkeliling lapangan sampai dengan sekarang saya masih suka merasakan sesak, saya tidak pernah di diagnosa sakit tapi dahulu saya sering kena sakit batuk sampai harus di uap berkalikali, itu kemapa ya dok? trims

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda.

Pada kondisi normal, sesak nafas terjadi pada saat tubuh anda kekurangan oksigen saat berolahraga. Umumnya kondisi ini akan membaik setelah beristirahat tanpa memerlukan terapi obat.

Namun, Sesak napas juga dapat disebabkan oleh gangguan dalam sistem pernapasan (hidung, tenggorokan paru-paru) atau gangguan yang berasal dari luar paru-paru (jantung).

Tanda-tanda dari sesak napas dapat berupa :

  • Peningkatan jumlah frekuensi napas (dewasa >20x/menit; anak >30x/menit; bayi>40x/menit)
  • Kebiruan pada sekitar bibir, ujung-ujung jari
  • Adanya suara napas tambahan seperti ngorok, serak, grok-grok, mengi.

Penyebab kegawatdaruratan karena sesak napas dapat berupa :

  • Asma : batuk, mengi
  • Infeksi paru (pneumonia) : batuk, panas, sesak napas
  • Alergi (pembengkakan pada tenggorok yang menyebabkan terjadinya sumbatan) : riwayat makan makanan yang menyebabkan alergi (seafood, kacang, telur, dan lain sebagainya)
  • Sakit jantung (disertai nyeri dada)
  • Trauma dada (kecelakaan yang mengenai dada) : riwayat benturan keras di daerah dada, sesak napas, nyeri dada, ada kerusakan pada dada (patah tulang), pendarahan.

Selain dari kelainan organik juga perlu dicari ada tidaknya gangguan psikologis, karena sesak napas juga dapat disebabkan oleh rasa cemas, panik, stres, depresi dan berbagai emosi negatif lainnya. Jika memang tidak ada masalah organik maka masalah psikologis harus dipikirkan, dan bukan tidak mungkin jika sesak napas merupakan akibat dari kombinasi keduanya. 

Penanganan sesak nafas dilakukan berdasarkan penyebab dasar terjadinya sesak nafas tersebut. Jika keluhan sesak anda terus berlanjut walaupun setelah berisitirahat maka sebaiknya anda melakukan kunjungan kepada dokter terdekat untuk penanganan segera.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar