Sukses

Produk Hipoalergenik
02 Dec 2015, 12:44 WIB
Pria, 33 tahun.

Mohon informasi, produk apa yg sekirana cocok dan aman utk anak yg trkena hipoalergenic?

dr. Nadia Octavia

Dijawab Oleh:

dr. Nadia Octavia

Terimakasih telah menggunakan layanan E-Konsultasi Tanya Dokter Klikdokter.com. 

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan saat ini. Berapakah usia anak Anda? Apakah anak Anda didiagnosis oleh dokter mengalami alergi susu sapi?

Prinsip utama dari tata laksana alergi susu sapi adalah dengan menghindari makanan yang mengandung susu sapi dan segala jenis produk turunannya, seperti keju, yoghurt, mentega, dan krim. Namun demikian, pemberian makanan dengan nutrisi yang lengkap dan seimbang tetap harus diperhatikan dengan memberikan makanan pengganti.

Bagi bayi yang mendapatkan ASI eksklusif, sang ibu tetap dapat menyusui bayinya dengan menghindari segala makanan yang mengandung susu sapi dan produk turunannya. Oleh karena itu, Anda perlu mendapatkan suplementasi kalsium untuk menjaga kandungan kalsium dalam ASI.

Sementara itu, bagi anak yang mengonsumsi susu formula, ia harus minum susu dengan formula hipoalergenik. Yang termasuk ke dalam kelompok tersebut adalah susu hidrolisat ekstensif dan susu formula asam amino, sedangkan susu hidrolisat parsial tidak dapat digunakan untuk terapi. Anak dengan gejala alergi ringan hingga sedang, dapat meminum susu formula hidrolisat ekstensif. Namun, mereka yang memiliki gejala berat harus mengonsumsi susu formula asam amino.

Anak dianjurkan meminum susu hipoalergenik tersebut selama enam bulan, untuk kemudian dilakukan uji provokasi kembali. Jika sudah toleran terhadap susu sapi, bayi dapat minum susu formula biasa seperti sedia kala. Namun jika gejala alergi masih timbul, ia harus melanjutkan konsumsi susu hipoalergenik selama enam bulan ke depan untuk dites kembali dan seterusnya. Sementara, jika Si Kecil baru memasuki masa Makanan Pendamping ASI (MPASI), juga harus dijaga makanannya dari segala komponen susu sapi dan turunannya.

Salah satu kendala yang dihadapi oleh orangtua yang memiliki anak yang alergi susu sapi adalah tingginya biaya untuk membeli susu formula hipoalergenik. Selain itu, rasanya pun tidak seenak susu formula pada umumnya. Sehingga akan ada kemungkinan anak menolak untuk meminumnya. Untuk itu, perlu disiasati perkenalan susu hipoalergenik sedikit demi sedikit, hingga anak dapat menerimanya.

Pemberian susu mamalia lain seperti kambing, domba, dan kuda tidak menyelesaikan masalah, karena berisiko terjadi reaksi alergi silang. Sampai saat ini, susu formula di Indonesia baru dibuat dari bahan dasar susu sapi.

Sebagai alternatifnya, orangtua dapat memberikan susu formula kedelai (soya) bagi Si Kecil yang telah terdiagnosis memiliki alergi. Selain harganya yang relatif lebih murah dari susu hipoalergenik, rasanya pun lebih nikmat dan dapat diterima anak. Kandungan nutrisinya pun disetarakan dengan susu formula yang terbuat dari susu sapi. Meskipun demikian, memang ada sebagian kecil anak yang tetap alergi terhadap susu formula kedelai ini. 

Terkait produk, mohon maaf di dalam forum ini kami tidak dapat menginformasikan mengenai jenis/merk tertentu untuk menghindari adanya bias promosi dari institusi tertentu. Anda bisa berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter spesialis anak. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

 

0 Komentar

Belum ada komentar