Sukses

Agar Cepat Hamil Pada Pasangan Beda Usia

02 Dec 2015, 11:19 WIB
Pria, 23 tahun.

Selamat siang dokter, usia saya 23 tahun.. saya menikah dengan istri saya yg berusia 36 tahun saat ini, dg perbedaan usia 14 tahun. Kami sudah menikah 6 bulan yg lalu. Tp hingga saat ini istri saya blm hamil, pertanyaan saya kenapa istri saya belum bs hamil, apakah karena perbedaan usia kami, dan apakah msh bs istri saya hamil di usia 36, 37, 38, 39 atau 40 tahun. Apa yg bs kami upayakan supaya istri saya bisa cepat hamil. Mohon bantuannya dokter, apa juga hal - hal yg harus kami lakukan dok, mulai dari teknik atau hal-hal lainnya yg shrusnya kami lakukan. Mohon jawabannya dikirim ke email ya dok, hengkirola@gmail.com Terima ksh

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Izinkan kami menjelaskan tentang bagaimana terjadinya proses pembuahan.

Menurut penelitian, sedikitnya hanya sekitar 85% pasangan suami istri yang akan hamil dalam satu tahun pertama pernikahan dan 92% pada tahun kedua pernikahan. Seseorang baru dapat dikatakan memiliki masalah infertilitas primer (gangguan kesuburan) apabila telah memenuhi kriteria berikut, yaitu : belum memiliki keturunan setelah 1 tahun berhubungan seksual teratur (2-3x/minggu) tanpa menggunakan kontrasepsi. Usia seharusnya tidak mempengaruhi kesuburan seseorang asalkan masih memiliki siklus haid dan belum menopause.

Izinkan kami menjelaskan tentang bagaimana tips mendapatkan momongan.

Untuk mendapatkan keturunan, Anda sebaiknya melakukan hubungan seksual pada waktu yang tepat. Waktu yang tepat untuk berhubungan seksual agar cepat mendapatkan keturunan adalah saat terjadinya ovulasi (masa subur). Ovulasi adalah suatu peristiwa dimana sel telur keluar dari ovarium dan siap untuk dibuahi oleh sperma. Waktu terjadinya ovulasi dapat diperkirakan sekitar 2 minggu sebelum terjadinya menstruasi berikutnya jika haid istri Anda teratur.

Setelah dikeluarkan, sel telur dapat bertahan hidup selama 24 jam, sementara sperma yang telah dikeluarkan dapat bertahan hidup 48-72 jam, karena itu dianjurkan Anda melakukan hubungan seksual 2 hari sebelum hingga 2 hari sesudah waktu perkiraan ovulasi.

Karena itu untuk memperbesar kemungkinan terjadi pembuahan, kami sarankan untuk berhubungan intim teratur, 3-4x/minggu, terutama pada saat terjadinya ovulasi.

Namun ada juga hal-hal wajib lainnya yang perlu Anda perhatikan jika ingin hamil. Perlu juga diperhatikan:

  • Hentikan segala kegiatan yang kurang baik apabila ingin hamil.

  • Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol (termasuk suami).

  • Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas, Menurut The Center for Disease Control(CDC), wanita yang berencana untuk hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio.

  • Ketahui masa subur istri Anda, dan lakukan hubungan intim 3x/minggu dengan posisi misionaris (pria di atas).

Sperma yang keluar setelah berhubungan intim adalah normal. Hal tersebut tidak mempengaruhi kesuburan dan pembuahan karena jumlah sperma yang ada dapat tetap masuk ke dalam tuba fallopi dan melekat pada telur dalam kurun waktu 72 jam setelah hubungan intim dilakukan.

Jika Anda telah melakukan berbagai tindakan seperti di atas dan belum juga mendapatkan keturunan, Anda dan istri dapat mencoba untuk konsultasi dengan dokter kandungan dan kebidanan untuk dilakukan pemeriksaan menyeluruh. Semoga Anda dan istri dapat segera dianugerahi buah hati.

Berikut kami sertakan artikel:

Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga bermanfaat. 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar