Sukses

TBC Kelenjar Kambuh

30 Nov 2015, 08:08 WIB
Pria, 21 tahun.

dok , saya mengidap penyakit tbc kelenjar dan benjolan pertama di leher bagian kanan telah di angkat , tidak lama kemudian timbul benjolan baru bagian bawah bekas operasi sy pun akhirnya mengikuti pengobatan tbc dan benjolannya menghilang saat ini saya sudah menjalani pengobatan 7 bulan namun sekarang timbul benjolan baru di bagian leher kanan sebesar kelereng dan bisa di gerakan . yang saya mau tanyakan kpd dok , saya menjalani pengobatan sudah 7 bulan dan terbilang rutin minum obat paling telat sejam atau 2 jam dan muncul benjolan baru saat menjalani pengobatan apakah hal ini mingkin saja terjadi saat masa pengobatan ? saya jadi ragu dok dengan pengobatan yang saya jalani sekarang ini , mohon sarannya dok. makasih !

dr. Karin Wiradarma

Dijawab Oleh:

dr. Karin Wiradarma

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com

Kami memahami kekhawatiran Anda.

TB kelenjar menyerang kelenjar getah bening yang merupakan pertahanan tubuh terhadap penyakit, sedangkan TB paru menyerang daerah paru. Gejalanya pun berbeda, bila TBC paru identik dengan batuk lama lebih dari 3 minggu yang tidak sembuh-sembuh meskipun diberi pengobatan batuk, maka TBC kelenjar umumnya ditandai dengan pembesaran dan pembengkakan kelenjar getah bening yang ada di tubuh manusia.

Kelenjar yang paling sering diserang terlebih dahulu adalah kelenjar daerah leher hingga tepat di bawah rahang bawah. Selain pembesaran kelenjar yang menjadi teraba, adalah badan terasa  meriang dan pegal. Kuman TBC sendiri sebenarnya dapat menyerang tubuh mana saja, mulai dari otak, saluran pencernaan atau kemih, hingga tulang.

Limfadenitis TB atau limfadenitis tuberkulosis atau tuberkulosis kelenjar merupakan infeksi kelenjar getah bening oleh kuman Mycobacterium tuberculosis.

TBC kelenjar bisa sembuh total, asalkan obat TBC diminum setiap hari sesuai waktu yang ditentukan dan menjaga daya tahan tubuh dengan mengkonsumsi makanan sehat dan tinggi protein, seperti ikan gabus atau putih telur.

Namun demikian, TBC kelenjar memang bisa kambuh lagi. Hal ini dapat disebabkan karena pengobatan yang tidak teratur (putus-sambung), atau memang karena kuman TBC sudah kebal terhadap obat yang Anda konsumsi, sehingga memerlukan rejimen pengobatan yang berbeda khusus untuk kuman TBC yang sudah resisten/kebal terhadap obat lini pertama. Atau penyebab lainnya, kelenjar tersebut bukanlah disebabkan oleh TBC kelenjar, melainkan penyakit kelenjar lainnya, seperti limfoma, dll.

Kami sarankan agar Anda kembali mengunjungi dokter yang menangani Anda untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dokter dapat membiopsi kelenjar tersebut untuk mengetahui penyebab sebenarnya, sehingga memberikan terapi yang tepat.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar