Sukses

Keputihan Pada Anak

02 Dec 2015, 09:43 WIB
Wanita, 23 tahun.

permisi dok saya mau bertanya tiba tiba anak saya terbangun dari tidur malamnya dia menangis dan mengeluh pada bagian v nya katanya ada semutnya .setelah saya periksa dibagian v terdapat cairan berwarna hijau kekuningan kental dok kira kira itu apa ya dok. anak saya umur 2.5 th terima kasih

dr. Karin Wiradarma

Dijawab Oleh:

dr. Karin Wiradarma

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com

Kami memahami kekhawatiran Anda.

Keputihan dapat terjadi pada siapa saja, termasuk pada balita, bahkan bayi. Keputihan adalah semua cairan yang keluar dari vagina selain darah. Keputihan dibedakan menjadi dua, yaitu keputihan fisiologi atau normal dan patologis atau penyakit. 

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental), tidak berbau, tidak panas, tidak gatal, serta tidak menimbulkan keluhan lainnya.

Keputihan pada anak dapat disebabkan karena faktor endogen (dari dalam) dan faktor eksogen (dari luar). Faktor dari dalam diantaranya karena perkembangan alat kelaminnya belum sempurna (bibir luar kemaluan belum berkembang) sehingga memudakan peradangan, kemaluannya belum ditumbuhi rambut yang berfungsi sebagai pelindung, letak lubang kemaluan dan anusnya masih sangat dekat sehingga mudah terkontaminasi bakteri atau kotoran dari anus.

Silakan klik next untuk melanjutkan.

Keputihan Pada Anak

Faktor dari luar adalah infeksi dari bakteri, parasit, jamur, dan cacing. Penyebab lainnya adalah kondisi non-infeksi (yang paling sering terjadi) dan disebabkan oleh :

  • cebok yang tidak bersih. Pada anak 7 tahun umumnya tidak mau lagi diceboki namun cebok yang mereka lakukan belum bersih sehingga mudah menjadi infeksi yang berujung pada keputihan

  • daerah sekitar kemaluan yang lembab. Umumnya setelah BAK atau BAB anak kecil tidak pernah mengeringkan daerah kemaluannya sehingga celana dalamnya basah dan menjadi lembab. Hal ini memudahkan terjadi iritasi

  • duduk dan jongkok sembarangan di tanah atau lantai sehingga memudahkan bakteri atau jamur masuk ke kemaluan

  • manahan BAK karena asik bermain sehingga tanpa disadari air seni menjadi menetes dan memudahkan terjadi iritasi, lembab, dan gatal

  • menggaruk daerah kemaluan dnegan tangan yang kotor sehingga memudahkan infeksi

Ajarkanlah ia cara cebok yang benar, mengeringkan kemaluannnya, sering mengganti celana dalamnya bila lembab, dan jaga kebersihan dari tangannya (jangan suka menggaruk kemaluan bila tangan kotor).

Dengan menerapkan pola kebersihan daerah kemaluan maka keputihan akan berangsur-angsur menghilang.

Namun apabila memang terdapat keluhan, maka saya sarankan agar ibu membawa anak ibu ke dokter spesialis kebidanan untuk diberikan obat sesuai dengan penyebab dari keputihan.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar