Sukses

EPA dan DHA

03 Dec 2015, 11:54 WIB
Pria, 32 tahun.

Dear bpk dan ibu dokter Sebelumnya saya ingin mengucapkan terimakasih karena sudah terdaftar di situs ini. Saya ingin bertanya mengenai fish oil capsul. Pada botol kemasan fish oil yang saya beli, terdapat tulisan: Triglycerides 300 mg as: EPA and DHA. Apakah ini aman saya konsumsi? Karena hasil lab saya benerapa waktu yang lalu menunjukkan Trigliserida saya 175. Mohon pencerahan dara bapak dan ibu dokter. Regards Fandy

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Omega 3 mengandung EPA dan DHA. Omega 3 dapat mencegah terjadinya pembentukan plak pada pembuluh darah (aterosklerosis) sehingga mencegah penyakit jantung, stroke, dan alzheimer (pikun).

Beberapa peneliti berkesimpulan, risiko terkena alzheimer bisa dikurangi jika di dalam tubuh terdapat Omega 3 dalam jumlah cukup. Omega 3 ini dipercaya bisa meningkatkan fungsi mental, memori, dan konsentrasi. Zat yang banyak terdapat pada lemak ikan ini juga terbukti sukses mengobati depresi, gejala penyakit kejiwaan atau schizophrenia. 

Zat ini berfungsi mencegah aterosklerosis dan secara nyata menurunkan kadar trigliserida dalam darah dan kolesterol dalam hati dan jantung.Kadar asam lemak Omega 3 dalam beberapa jenis ikan taut di perairan Indonesia antara 0,1 gram sampai 0,5 gram dalam per 100 gram ikan. Ini lebih tinggi ketimbang ikan di perairan Thailand, yang kadar Omega 3-nya hanya 0,084 gram per 200 gram.Adapun ikan laut Indonesia yang kandungan asam lemak Omega 3 tinggi, yakni sekitar 10,9 gram per 100 gram adalah ikan sidat, terubuk, tenggiri, kembung, layang, bawal, seren, slengseng, tuna. Anda bisa mendapatkan omega-3 dari sumber makanan ikan tuna dan salmon. Mengenai EPA dan DHA dosis yang dianjurkan menurut jurnal yang berjudul "Dietary reference intakes for DHA and EPA" oleh Etherton K adalah 100 mg setiap harinya. Namun bagi mereka yang memiliki riwayat kardiovaskular disarankan mengkonsumsi dosis lebih tinggi. Bagaimana dengan Anda? Apabila Anda memiliki resiko kardiovaskular, untuk penanganan terbaik, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter.

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat. 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar