Sukses

Onani Dan Kesuburan

26 Nov 2015, 16:14 WIB
Pria, 28 tahun.

dok, saya boleh dibilang suka melalukan onaniwalau pun sudah menikah bisa dibilang 1-2 kal bahkan 3 kali dalam seminggu,,apakah kwalitas sperma saya masih bagus atau bahgaimana???

 

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter di KlikDokter.com.

Onani atau masturbasi merupakan suatu perangsangan seksual pada alat kelamin yang sengaja dilakukan untuk mendapatkan kepuasan seksual. Kebiasaan melakukan masturbasi bukanlah hal yang positif oleh karena itu kami tidak menganjurkan hal tersebut, terlebih jika dilakukan dengan frekuensi yang sangat sering.

Efek dari kebiasaan melakukan masturbasi lebih condong kepada masalah psikis, di mana timbul pikiran terus-menerus untuk melakukan masturbasi. Bukan di masalah mengakibatkan kualitas sperma. Selain itu, tindakan masturbasi juga dapat menyebabkan perlukaan dan peningkatan risiko infeksi pada kemaluan akibat penggunaan benda-benda yang tidak terjamin kebersihannya. Layaknya hal lain, sesuatu yang berlebihan tentunya tidak baik. 

Seseorang dengan kebiasaan terlalu sering masturbasi dapat mengalami:

  • Perubahan pola tidur

  • Stres & depresi

  • Ansietas (kecemasan/panik)

  • Lemas

  • Kurangnya konsentrasi

  • Dan pada akhirnya dapat juga menyebabkan disfungsi ereksi dan impotensi (karena faktor-faktor psikologis tersebut).

Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengalihkan keinginan melakukan masturbasi adalah dengan melakukan hal-hal yang lebih positif seperti dengan:

  • Berolahraga

  • Melakukan hobi

  • Berpuasa

  • Beribadah, dan kegiatan positif lainnya.

Kesuburan pria terbukti dapat meningkat dengan memperbanyak asupan biji-bijian, buah-buahan dan sayuran. Selain pola makan, pola hidup juga menjadi faktor utama kesuburan seorang pria sama dengan faktor yang mempengaruhi kesuburan seorang wanita seperti tidak merokok maupun meminum-minuman beralkohol.

Sebuah penelitian yang dipimpin oleh Edson Borges dari the Fertility - Assisted Fertilization Center, Sao Paolo, Brazil mengemukakan bahwa berdasarkan 250 relawan yang diterapkan terapi intracytoplasmic sperm injection (ICSI) untuk melihat konsentrasi jumlah dan kesehatan sperma, menunjukkan kesuburan pria tergantung pada banyaknya asupan makanan berserat seperti biji-bijian, kacang-kacangan, buah-buahan, dan sayuran perhari dibandingkan memakan daging-dagingan merah

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

 

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar