Sukses

Pencegahan Hepatitis B pada Ibu Hamil
25 Nov 2015, 14:40 WIB
Wanita, 30 tahun.

Dokter bagaimana cara pencegahan biar ibu hamil dengan hepatitis B tidak menularkan kepada bayi yang dikandung nya,adakah langkah-langkah pencegahan atau pengobatan pada waktu kehamilan dan kelahirannya.terima kasih.

dr. Nadia Octavia

Dijawab Oleh:

dr. Nadia Octavia

Terima kasih telah menggunakan layanan ekonsultasi klikdokter.

Hepatitis (radang pada hati) B  adalah penyakit yang disebabkan oleh virus hepatitis B (VHB), yang dapat menyebabkan peradangan hati akut atau menahun. Pada sebagian kecil kasus dapat berlanjut menjadi sirosis hati atau kanker hati. Virus hepatitis B menular melalui darah dan cairan tubuh yang terinfeksi. Virus ini pun dapat menyebar melalui hubungan seksual. Kami akan mencoba menjawab pertanyaan yang ibu ajukan :

1. Berapa % kemungkinan bayi saya tertular atau sudah pasti tertular kah?

Seberapa besar kemungkinan janin akan terinfeksi tergantung dari kapan ibu menderita penyakit ini. Berdasarkan The American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), apabila ibu mengalami hepatitis pada awal kehamilan maka kemungkinan janin terinfeksi adalah 10%. Apabila ibu mendapatkan infeksi pada akhir kehamilan maka kemungkinan janin terinfeksi adalah 90%.

Hepatitis dapat berbahaya bagi bayi dan dapat mengancam nyawanya. Bayi yang terinfeksi memiliki risiko sekitar 90% untuk menjadi karier (membawa virus Hepatitis B).  Untuk mencegah bayi ibu terinfeksi maka ketika bayi ibu lahir nantinya, dalam waktu 12 jam setelah lahir, bayi ibu harus memperoleh vaksin hepatitis B dosis pertama dan satu dosis Hepatitis B Imunoglobulin (HBIG). Ibu juga tetap dapat memberikan ASI ke bayi ibu karena penularan virus melalui ASI kemungkinannya sangat kecil.

2. Bahaya atau tidak bagi kandungan dan bayi saya?

Hepatitis B dalam kehamilan umumnya tidak akan menyebabkan gangguan kesehatan untuk ibu maupun janin yang ibu kandung. Namun tentu saja dokter kebidanan ibu tetap harus memonitor kesehatan ibu dan janin lebih baik lagi. Apabila tes ibu positif untuk hepatitis B maka ada kemungkinan ibu akan menularkan virus ini kepada janin yang ibu kandung.

3. Apakah akan menghambat perkembangan janin saya?

Apabila tidak menginfeksi tentu saja tidak menghambat perkembangan janin

4. Apa langkah yang sebaiknya saya ambil?

Hepatitis B umumnya sembuh sendiri dan hanya 10% yang menjadi kronik (menahun). Yang diperlukan adalah istirahat dan makan makanan bergizi. Apabila hepatitis menjadi kronik maka dapat dilakukan pengobatan antivirus dan modulator sistim kebal.  Untuk bayi Ibu, seperti yang kami sarankan di atas yaitu melakukan suntikan vaksinasi segera setelah lahir. Selalu kontrol ke dokter untuk evaluasi status hepatitis yang ibu miliki.

Konsultasikanlah kembali mengenai hal ini ke dokter spesialis kebidanan. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat. 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar