Sukses

Cara Mengatasi Kulit Yang Berjerawat

25 Nov 2015, 09:13 WIB
Wanita, 25 tahun.

Selamat malam dok, Saya mau bertanya mengenai masalh kulit saya, awalnya kulit saya normal tanpa maslah jerawat, namun sejak beberapa bulan yg lalu, kulit saya tiba2 kering, gatal dn merah, saya pikr itu adlh eksim, namun setelh berobat dan kembali normal, muncullh jerawat di dahi dan pipi kanan kiri say, juga bagian hidung dan leher yg gatal dan merah, setelh mereda, kejadian seperti itu berulang dn akhirny saya jerwatan lgi dok, yg mau saya tanyakan, apakah masalah kulit saya ini berbahaya? bagaimana penanganan dan produk apa yg dapat saya gunakan? pelembab dan pencuci muka apa yg cocok untuk sya dok? Terima kasih

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Penyebab pasti jerawat memang belum diketahui, namun ada berbagai faktor yang diketahui berkaitan dengan penyakit ini: 

  1. Stres
  2. Faktor hormonal. Salah satu faktor penting yang menyebabkan timbulnya jerawat adalah meningkatnya produksi hormon testosteron, yang dimiliki oleh tubuh pria maupun wanita. Hormon testosteron yang terdapat dalam tubuh pria maupun wanita memicu timbulnya jerawat dengan merangsang kelenjar minyak (sebaceous gland) untuk memproduksi minyak kulit (sebum) secara berlebihan.
  3. Kelenjar minyak yang terlalu aktif
  4. Keturunan dari orangtua
  5. Bakteri di pori-pori kulit

Sehingga pengobatan jerawat juga perlu memperhatikan faktor-faktor di atas. Jerawat dapat timbul kembali jika faktor-faktor di atas tidak dapat dikontrol dengan baik. 

Kondisi kulit berminyak merupakan jenis kulit yang sangat berisiko untuk mengalami jerawat. Selain pengobatannya memang membutuhkan kesabaran, juga memerlukan pengendalian dari pola makan, kebiasaan membersihkan wajah, pengendalian stres dan sebagainya.

Pengobatan jerawat didasarkan dengan cara mengurangi produksi minyak, melawan infeksi bakteri, mempercepat pergantian sel kulit dan mengurangi peradangan. Sebagian besar obat-obatan jerawat belum memberikan hasil dalam 4-6 minggu pertama. Pengobatan yang diberikan dapat termasuk pengobatan luar dan juga obat-obatan minum.

Memang pengobatannya membutuhkan jangka waktu lama dan kesabaran. Kami sarankan agar tidak berganti-ganti dokter karena penanganan kulit berjerawat memang membutuhkan waktu yang lama sehingga perlu pemantauan dan kesabaran. Jika berganti-ganti dokter, maka setiap dokter baru biasanya akan memulai pengobatan dari awal lagi.

Selain dari obat-obatan luar dan obat-obatan minum, Anda juga perlu memperhatikan diet dan  kebersihan wajah.

Bekas jerawat dapat dihilangkan dengan beberapa cara, misalnya dengan terapi laser, dermabrasi, dll.  Namun, penanganan bekas jerawat ini sangat tergantung dari luas serta kedalaman bekas jerawat. Pada keadaan ringan, bekas jerawat dapat memudar hanya dengan pemberian hidrokuinon 2% (termasuk dalam dosis aman) hanya tepat pada daerah bekas jerawat. Selain itu, bekas jerawat juga dapat disamarkan dengan cara pemberian krim malam yang umumnya mengandung asam retinoat yang diresepkan oleh dokter spesialis kulit dan kelamin. Kemudian cara lain yang dapat memudarkan atau bahkan menghilangkan bekas jerawat yaitu Prosedur Chemical peeling. Kedua prosedur tersebut (krim malam yang mengandung asam retinoat dan chemical peeling) bekerja dengan cara mempercepat proses regenerasi kulit, sehingga sel-sel kulit baru akan lebih cepat timbul. 

Namun, sebaiknya sebelum memilih dan melakukan prosedur tersebut, kulit Anda akan dianalisa terlebih dahulu seperti kedalaman bekas jerawat, jenis kulit, dan adanya reaksi alergi. Setelah itu, baru dipilihkan jenis cairan kimia dan konsentrasi/ kekuatan yang sesuai untuk kondisi kulit Anda.

Kami sarankan Anda mengunjungi dokter spesialis kulit dan kelamin untuk analisa faktor-faktor yang menyebabkan jerawat pada wajah Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga dapat bermanfaat.

Salam Sehat

    0 Komentar

    Belum ada komentar