Sukses

Terlambat Imunisasi Hib

25 Nov 2015, 09:28 WIB
Wanita, 22 tahun.

usia anak saya sudah lewat dr 2tahun yakni 2tahun 6bulan.pertanyaan saya..apakah pada usia anak saya yg sudah lewat dr 2tahun masih boleh diberi imunisasi hib..karna ada yg megatakan bila anak usia lebih dr 2tahun tidak boleh diberi imunisasi hib.karna anak merusak organ2 yg ada di dlm tubuh yg lain nya..mohon bantuan nya.karna anaknsy belum diberi imunisasi hib..dan niat nya kl memang masih boleh ingin saya beri imunisasi hib tersebut.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda.

Imunisasi Hib dapat diberikan sebagai salah satu cara pencegahan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Hemophilus Influenza tipe B seperti meningitis, pneumonia.Meningitis bakterialis dapat terjadi pada usia 2 bulan sampai 2 tahun. Jika tidak tertangani dengan baik, penyakit ini dapat menyebabkan kehilangan pendengaran, kelumpuhan, dan - pada beberapa kasus - kematian pada anak. Bayi yang mendapatkan ASI akan mendapat perlindungan terhadap HiB, namun imunisasi tetap diperlukan untuk mendapatkan perlindungan maksimal.

Imunisasi Hib sebenarnya dapat diberikan mulai usia 2 bulan, dan diberikan dengan jangka waktu 2 bulan yaitu pada usia 2,4,6, dan  15-18 bulan. Menurut CDC (Center for Disease Control and Prevention) imunisasi Hib bisa tetap diberikan pada anak dibawah 5 tahun. 

Pemberian vaksin HIB ada yang 2 kali dalam setahun dan ada juga yang 3 kali tergantung dari jenis vaksinnya. Vaksin HIB yang PRP-T (Poly Ribosil Phosphat Tetanus) diberikan sebanyak 3 kali dalam setahun. Sedangkan vaksin HIB yang PRP-OMP (Poly Ribosil Phosphat Outer Membrane Protein) sebanyak 2 kali sebelum umur 6 bulan. Bedanya dalam jenis pembawa vaksinnya saja. Bila diberikan di atas usia 1 tahun, cukup 1 kali saja. Imunisasi pun hanya dilakukan sampai anak usia 4 tahun, sebab setelah itu, risiko anak terkena radang selaput otak akibat kuman ini, semakin rendah. Setelah diimunisasi HIB, biasanya 97-99 persen efektivitasnya dapat mencegah timbulnya penyakit yang disebabkan kuman tersebut. Artinya, mungkin saja dari 100 anak yang sudah divaksin, ada 1-3 anak yang terkena infeksi. Hanya saja, karena sudah divaksin, penyakitnya bisa lebih ringan, tidak terlalu lama, dan mungkin tidak ada gejala sisanya.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

Salam

    0 Komentar

    Belum ada komentar