Sukses

BAB Cair Pada Anak
24 Nov 2015, 14:26 WIB
Wanita, 1 tahun.

Dok, saya mau tanya..sudah 2 hari ini bab anak saya encer sekali, tetapi bau nya bukan bau bab yg mencret. Kira2 kenapa ya dok?trs saya harus bagaimana biar bab anal saya konsistensinya kembali normal?usia anak saya pas nya 1 tahun 2 bulan, untuk susu nya morinaga chilkid yg biasa

 

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda.

Sebelumnya Kami ingin bertanya berapa frekuensi buang air Anak Anda? Apakah hanya air ataukah ada ampasnya? Diare adalah peningkatan jumlah ( tiga kali atau lebih) atau penurunan konsistensi dari tinja (menjadi lunak atau cair) dalam waktu 24 jam. Diare dapat dibagi menjadi akut (kurang dari 14 hari) , persisten (lebih dari 14 hari) dan kronik (lebih dari 1 bulan). Konsistensi tinja yang cair yang menjadi karakteristik diare biasanya akan hilang dalam beberapa hari. Diare kronik dapat menjadi tanda adanya kelainan yang lebih serius, seperti adanya infflamatory bowel disease. Diare dapat menyebabkan kehilangan cairan dan elektrolit yang cukup signifikan. Kebanyakan diare akan sembuh sendiri tanpa pengobatan. Penting juga diperhatikan sudah berapa lama atau sudah berapa hari Anda mengalami diare ini. Apabila lebih dari 3 hari atau bahkan hingga seminggu, kemungkinan besar ada penyebab yang membutuhkan penanganan lebih serius seperti infeksi bakteri.

Diare pada anak dapat disebabkan oleh berbagai hal. Bisa karena intoleransi susu, atau infeksi virus. Bagiamana persiapan susu formula anak Anda? Apakah botol susu dicuci bersih, dibilas air panas? Jangan biarkan tempat susu formula dan botol susu di sembarang tempat. Diare anak biasanya paling sering disebabkan karena rotavirus yang mengeluarkan toxin sehingga menyebabkan diare. Diare terjadi juga sebagai salah satu mekanisme untuk pengeluaran toxin tersebut dari saluran pencernaan (usus). Dan  diare ini akan membaik dengan sendirinya.

Yang perlu diperhatikan selama diare dan muntah-muntah terjadi adalah menjaga agar tidak terjadinya kekurangan cairan dan elektrolit (dehidrasi). Bila anak masih dapat minum maka dapat diberikan cairan elektrolit, jika anak sudah lemas dan tidak dapat minum maka perlu dilakukan penambahan cairan dan elektrolit melalui infus.

Saat ini Anda tidak perlu khawatir, perhatikan saja bagaimana kebutuhan cairan dan elektrolit anak Ibu terpenuhi dan tanyakan, laporkan serta diskusikan dengan dokter anak Anda mengenai perkembangan kondisi anak Anda. Untuk pengobatan yang tepat dan sesuai penyebab, silahkan anda memeriksakan diri ke dokter spesialis anak.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar