Sukses

Apa Fungsi Usus Buntu?

17 Nov 2015, 11:26 WIB
Pria, 31 tahun.

Selamat malam dok, dokter saya ngin menanyaka apa sebenarnya fungsi usus buntu? karena selama ini saya tahu usus buntu yg menyebabkan radang dan harus di operasi. terima kasih

Terimakasih atas pertanyaan Anda. 

Usus buntu (umbai cacing) adalah sebuah organ yang bentuknya menyerupai cacing, dan merupakan perpanjangan dari sekum (bagian dari usus besar). Panjang dari usus buntu biasanya sekitar 8-10 cm namun dapat bervariasi dari 2 hingga 20 cm.

Walau belum ada kesepakatan mengenai kesimpulan bersama mengenai fungsi dan kegunaan apendiks diantara kalangan ahli, berikut beberapa pendapat para ahli menyikapi perdebatan yang berkembang dewasa ini :

1.    Tidak Memiliki Fungsi Sama Sekali.
Teori inilah yang selama ini mengemuka di beberapa dekade terakhir, bahwasanya apendiks tak lain tidak memberikan manfaat apapun. Isu ini dilatarbelakangi oleh pendapat Charles Darwin yang menganalisa apendiks sebagai bentuk sisa dari proses evolusi.

Darwin yang meyakini manusia awalnya adalah kera, berasumsi apendiks dulunya berguna dalam mencerna dedaunan dan tumbuhan sebagaimana yang didapati pada primata. Seiring dengan proses evolusi, kebiasaan pola makan manusia mulai lebih sedikit mengonsumsi sayuran. Hal ini diduga membuat organ tersebut kian mengecil guna memberikan ruang untuk kompensasi perkembangan lambung.

2.    Memiliki Manfaat Kepada Imunitas Tubuh.
Loren G. Martin, seorang profesor fisiologi dari Oklahoma State University berpendapat bahwa memiliki dwifungsi pada manusia ketika manusia berupa janin di kandungan ibu serta ketika manusia berusia dewasa pula.

Pada usia janin 11 minggu, apendiks mengambil peran penting dalam proses mekanisme kontrol biologis. Dimana apendiks mengambil kendali dalam proses ketahanan atau mekanisme pengaturan lingkungan keseimbangan yang dinamis secara konsisten. Dimana Martin dalam penelitiannya berhasil membuktikan bahwa ditemukan sel endokrin pada janin yang berusia 11 minggu.

Sementara pada tubuh manusia berusia dewasa, apendiks memiliki fungsi sebagai organ limfatik. Dalam penelitiannya pula Martin menemukan bahwa apendiks memiliki kandungan sel limfoid yang mengindikasikan kuatnya kemungkinan apendiks mengambil peran dalam mekanisme sistem imun manusia.

3.    Kesehatan Pencernaan
William Parker, Randy Bollinger, dan rekan-rekannya dari Duke University berpendapat bahwa fungsi apendiks adalah sebagai naungan yang aman untuk beberapa bakteri yang sifatnya baik dalam kesehatan pencernaan manusia.

Ketika manusia dihadapi oleh kondisi infeksi seperti halnya disentri amuba yang dapat menyebabkan kematian massal seluruh bakteri yang ada dalam organ pencernaan, usus buntu menjadi ‘safe house’ bagi ‘bakteri baik’ untuk bernaung sementara hingga menunggu pemulihan pasca situasi ‘perang’ atau diare.

Apendisitis (radang usus buntu) merupakan sebuah prosses peradangan yang terjadi pada lapisan dalam dari apendiks (usus buntu), yang menyebar hingga ke area disekitarnya. Peradangan pada daerah ini menyebabkan rasa nyeri yang luar biasa dan dapat menyebabkan kematian jika terlambat mencari pertolongan.

Kemudian, apakah keadaan imunitas tubuh akan berubah setelah appendiks diangkat? Apakah akan membuat semua bakteri baik kita akan ikut musnah karena kehilangan area aman?

Pengangkatan apendiks tidak akan mempengaruhi imunitas tubuh, selain si apendiks, sel limfoid juga banyak terdapat pada kalenjar limfe lainnya yang terletak di seluruh tubuh. Karena porsi peran apendiks tidak begitu berpengaruh untuk membuat menurunnya kinerja imunitas tubuh manusia.

Sementara bakteri baik tidak akan ikut musnah semua ketika seseorang yang sudah tidak memiliki apendiks terkena kolera atau disentri. Karena kembali kepada orientasi porsi peran apendiks yang kecil untuk menjadi sebuah ‘safe house’ bagi bakteri baik. Karena bagaimanapun, sedemikian panjangnya sebuah usus, bakteri baik akan tetap dapat tersisa dan pulih dari keadaan di tempat-tempat dinding usus yang sedemikian luasnya.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar