Sukses

Keputihan dan Haid Tidak Teratur

17 Nov 2015, 12:43 WIB
Pria, 26 tahun.

Selamat malam dok, saya mau tannya dok soal promil. Sdah 4 tahun sya menikah blm dksih momongan. Sya sdh periksa ke dokter ahli ternyata istri sya banyak keputihan nya dan secara mens nya juga kurang teratur. Nah bagaimana cara promil kalau situasinya ky bgtu. Terima kasih

 

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

Kami memahami kekhawatiran Anda. Keputihan memang kerap kali menjadi permasalahan bagi para wanita,terutama yang sedang mempersiapkan kehamilan. Sebelumnya, perlu diketahui bahwa keputiha ada yang normal dan abnormal. Keputihan abnormal yang tidak diatasi dengan baik memang dapat menjadi sumber masalah karena dalam kondisi yang lebih lanjut dapat menyebabkan peradangan rongga panggul yang akhirnya menjadi kendala untuk dapat hamil.

Ijinkan kami berbagi informasi lebih lanjut terkait keputihan. Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina. Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal/fisiologis dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit/jamur/bakteri.

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan.

Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dll) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit.

Bagaimana dengan keputihan istri Anda?

Jika keputihan istri Anda termasuk keputihan abnormal maka perlu diobati karena dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam dan sebaiknya menghindari hubungan seksual terlebih dahulu. Jika keputihan yang dialami adalah keputihan yang normal, maka yang perlu Anda lakukan adalah menjaga kebersihan daerah vagina, yaitu:

  • Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab

  • Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat

  • Apabila ingin menggunakan panty liner pilihlah yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jam

  • Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan ibu

  • Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.

Perlu diketahui bahwa keputihan dapat saja merupakan infeksi menular seksual. Bila disebabkan oleh infeksi menular seksual, maka baik istri maupun suami perlu diobati juga agar pengobatan tuntas. Anda dapat ke dokter spesialis kandungan ataupun dokter spesialis kulit dan kelamin. Bila perlu, dilakukan pemeriksaan mikroskopik dari cairan keputihan agar kuman penyebab diketahui secara pasti.

Berikut, kami sertakan artikel yang dapat Anda akses untuk menambah informasi:

Keputihan

Jangan Remehkan Keputihan

Hati-Hati Dengan Keputihan

Penyebab Keputihan Abnormal

Keputihan yang disebabkan oleh infeksi memerlukan pengobatan dengan antijamur / antibiotik / antiparasit sesuai dengan kuman penyebabnya.pengobatan yang tidak tepat guna ataupun tidak tepat dosis alih-alih mengobati justru dapat menimbulkan kekebalan kuman penyebabnya.Oleh karena Sebaiknya anda membawa istri Anda memeriksakan diri ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan atau dokter spesialis kulit dan kelamin untuk mengetahui penyebab dari keputihan tsb.

Untuk siklus haid yang tidak teratur memang kadang menjadi kendala dalam memperhitungkan masa subur. Masa subur penting untuk diketahui karena saat pada waktu tersebut sangat baik untuk melakukan hubungan dalam merencanakan kehamilan. Bagaimana cara mgnhitung masa subur apabila haid tidak teratur?

Untuk mengetahui masa subur, perlu diketahui siklus menstruasi selama 3-6 bulan terakhir. Siklus menstruasi diketahui dengan cara menghitung jarak hari dari hari pertama menstruasi hingga hari pertama menstruasi pada bulan berikutnya. Untuk menghitung masa subur, dibutuhkan minimal pola menstruasi 3 bulan terakhir.

Untuk menghitung masa subur pada wanita dengan siklus haid tidak teratur harus dilihat dari 6 siklus haid. Catat jumlah hari dalam satu siklus haid selama 6 bulan. Jumlah hari terpendek dalam 6 kali siklus haid dikurangi 18. Hitungan ini menentukan hari pertama masa subur. Jumlah hari terpanjang selama 6 siklus haid dikurangi 11. Hitungan ini menentukan hari terakhir masa subur.

Rumusnya:

Hari pertama masa subur = Jumlah hari terpendek – 18

Hari terakhir masa subur = Jumlah hari terpanjang – 11

Masa subur (ovulasi) akan terjadi pada 14 hari sebelum hari pertama menstruasi yang akan datang bulan berikutnya.  Karena itu coba fokuskan untuk berhubungan sekitar masa subur tersebut. Berhubungan seksual sehari setelah selesai haid kemungkinan tidak dapat menyebabkan kehamilan. 

Lakukanlah hubungan seksual terutama pada 3 hari sebelum waktu ovulasi hingga 3 hari setelah terjadinya ovulasi. Kemungkinan terjadinya pembuahan akan lebih tinggi jika anda melakukan hubungan seksual pada masa-masa itu. Kemudian Anda dan pasangan juga perlu melakukan hubungan seksual yang teratur 2-3 x/minggu. Siklus menstruasi normalnya berkisar antara 21-35 hari dan berlangsung selama 3-7 hari. 

Dalam persiapan kehamilan adalah merubah pola hidup menjadi lebih sehat dengan makan makanan bergizi dan seimbang, asupan vitamin sesuai kebutuhan, istirahat teratur, dan berolahraga. Perlu juga diperhatikan: 

  • Hentikan segala kegiatan yang kurang baik apabila Ibu ingin hamil. Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol (termasuk suami)

  • Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas

  • Menurut The Center for Disease Control (CDC), wanita yang berencana untuk hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio

Demikian informasi yang dapat kami berikan,semoga bermanfaat

Salam

    0 Komentar

    Belum ada komentar