Sukses

Nyeri Setelah Berhubungan Intim

06 Dec 2015, 21:06 WIB
Wanita, 25 tahun.

Hallo Dok.. Saya baru setahun lebih menikah, kami pasangan yang jarang bertemu,karena profesi sang suami yang menuntut jarang pulang.. seminggu lalu saya berhubungan badan dengan suami,setelah 10bln tidak bertemu..rasa nya ko baru pertama kali ya,sakit luar biasa..tp karena saya ga mau kecewain suami,maka saya tahan rasa sakit itu,tapi setelah nya.selama seminggu ini rasa sakit itu masih ada,bahkan saya jadi trauma..klo mau BAK tidak bisa tertahan,rasa nya seperti anyang anyangan..saya belum berani periksa,menurut dokter itu gejala apa ya??terima kasih sebelum nya..

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter. 

Nyeri saat berhubungan intim di dalam dunia kedokteran dikenal dengan istilah dispareunia. Nyeri ini dapat terjadi saat penetrasi (masuknya penis ke dalam vagina) di awal, pertengahan, ketika orgasme, maupun ketika hubungan intim sudah selesai. Dispareunia dapat disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya adalah:

  • Berkurangnya hormon estrogen yang menyebabkan vagina menjadi kering

  • Kurang 'foreplay' atau 'pemasanan' sehingga lubrikasi (pelicin) pada vagina kurang

  • Vaginismus atau kontraksi pada otot vagina yang umumnya disebabkan karena trauma atau perasaan takut

  • Endometriosis atau pertumbuhan endometrium (lapisan rahim) di luar rahim

  • Infeksi pada vagina

  • Luka pada vagina

  • Infeksi pada serviks (mulut rahim) sehingga ketika terjadi penetrasi dalam maka akan timbul rasa nyeri

  • Peradangan pada panggul yang dapat diakibatkan oleh infeksi pada saluran reproduksi dan panggul

Beberapa saran yang dapat diberikan untuk mencegah berulangnya kejadian tersebut antara lain :

  • Lakukan rangsangan seksual (foreplay) yang adekuat sebelum suami melakukan penetrasi penis. Hal ini sedikit banyak juga akan berpengaruh pada ketegangan vagina. Rasa takut atau kekhawatiran dapat membuat vagina menjadi kaku dan kering sehingga mudah terbentuk luka. 

  • Lakukanlah hubungan intim dalam suasana yang santai dan nyaman. Kondisi rileks saat berhubungan akan membuat vagina menjadi lemas dan tidak terasa nyeri saat penetrasi. Semakin anda merasa khawatir dan tidak rileks, semakin sulit untuk mengatasi masalah anda saat ini.

  • Gunakanlah lubrikasi tambahan untuk memudahkan penetrasi penis ke dalam vagina. Pilihlah pelumas yang lebih bersih dan steril untuk mencegah infeksi pada vagina anda.

Pada kasus Anda, berdasarkan informasi yang Anda berikan, Anda sudah lama tidak berhubungan intim, sehingga kemungkinan nyeri saat setelah berhubungan intim yang anda rasakan kemungkinan disebabkan oleh posisi maupun gerakan yang Anda dan pasangan lakukan atau kurangnya pelumas pada vagina Anda. Posisi dalam melakukan hubungan seksual perlu dibicarakan dengan pasangan sehingga masing-masing dapat merasa nyaman dan menikmatinya dengan optimal. Selain itu, sebaiknya juga sebelum melakukan hubungan intim mintalah pasangan Anda melakukan foreplay lebih lama untuk meningkatkan pengeluaran cairan pada vagina  atau Anda dapat menggunakan pelumas sebelum melakukan penetrasi.

Apabila keluhan berlanjut setelah melakukan cukup foreplay atau setelah menambahkan lubrikasi tambahan, kami sarankan agar Anda berkonsultasi ke dokter kebidanan dan kandungan untuk evaluasi lebih lanjut. Mungkin dispareunia disebabkan oleh hal-hal lain.

Jika keluhan nyeri dirasakan juga pada saat BAK disertai BAK yang anyang-anyangan, maka perlu juga dicurigai penyebab infeksi saluran kencing. Untuk informasi lengkapnya Anda dapat mengakses artikel kami disini.

Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar