Sukses

Kencing Nanah dan Sifilis

06 Dec 2015, 17:53 WIB
Pria, 22 tahun.

Obat untuk menyembuhkan penyakit kencing nanah atau sipilis ?

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kencing Nanah dan Sifilis merupakan dua penyakit yang berbeda.  Untuk itu akan kami bahas terlebih dahulu mengenai kedua penyakit ini.

Keluarnya cairan seperti nanah dari kemaluan dan gangguan berkemih, merupakan suatu pertanda adanya proses infeksi pada saluran kemih/kemaluan Anda. Adapun infeksi yang dimaksud umumnya disebabkan oleh kuman yang dapat ditransmisikan melalui hubungan seksual seperti gonore, klamidia, dan kuman lainnya. Infeksi kuman yang berbeda menyebabkan jenis cairan yang berbeda. Diagnosis perlu ditentukan dengan pemeriksaan langsung. Untuk itu, Anda dapat menanyakan informasi mendetil kepada dokter yang memeriksa Anda.

Penyakit kencing nanah yang paling sering dijumpai adalah Gonore. Gonore / Kencing Nanah merupakan penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae yang pada umumnya ditularkan melalui hubungan kelamin, tetapi juga kontak secara langsung dengan eksudat yang infektif.

Pada pria, awalnya terdapat rasa gatal dan panas di sekitar uretra, saluran yang menghantarkan urin dari kandung kemih ke luar tubuh. Selanjutnya, terdapat rasa nyeri saat buang air kecil dan keluar sekret kental berwarna keruh dari ujung uretra yang kadang-kadang disertai darah. Bila infeksi sudah semakin lanjut, nyeri akan semakin bertambah dan sekret semakin kental dan keruh. Selain itu terdapat nyeri pada waktu ereksi dan terkadang terdapat pembesaran kelenjar getah bening di selangkangan.

Antibiotik adalah pengobatan untuk gonore. Pasangan seksual juga harus diperiksa dan diobati sesegera mungkin bila terdiagnosis gonore. Hal ini berlaku untuk pasangan seksual dalam 2 bulan terakhir, atau pasangan seksual terakhir bila selama 2 bulan ini tidak ada aktivitas seksual. Antibiotik yang diberikan dapat berupa suntikan atau obat minum yang diberikan dalam dosis tunggal. Selama pengobatan tidak dianjurkan untuk melakukan hubungan seksual.

Penyakit ini dapat disembuhkan dan tidak memerlukan rawat inap. Pada Pria, Gonore dapat menyebabkan epididimitis (inflamasi pada saluran pengeluaran sperma) yang dapat menyebabkan infertilitas (kemandulan) jika tidak ditangani dengan baik. Gonore dapat menyebar melalui darah dan sendi. Kondisi ini dapat mengancam jiwa. Sebagai tambahan, penderita Gonore dapat lebih mudah terjangkit HIV.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai Gonore, Anda dapat memperluas pengetahuan penyakit ini disini.

Sedangkan Sifilis, merupakan penyakit infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Sifilis ditularkan melalui kontak seksual dengan lesi terinfeksi, dari ibu ke anak dalam rahim, melalui transfusi darah, dan sangat jarang sekali melalui luka di kulit yang terkena dengan luka sifilis.

Sifilis dibagi menjadi sifilis primer, sekunder dan latent. Sifilis primer terjadi 3 minggu setelah kontak dengan penderita.

Gejala yang muncul adalah luka pada kelamin disertai dengan pembengkakan kelenjar getah bening. Luka yang muncul biasanya satu luka dapat besar atau kecil. Sifilis sekunder terjadi 2 - 10 minggu setelah luka pada kelamin dan dapat melebar 3 - 4 bulan setelah infeksi. Luka pada sifilis sekunder ini menyebar ke seluruh tubuh dimana bentuk luka tersebut adalah merah-merah terkadang disertai perasaan mual, nyeri dan lemas.

Bentuk sifilis ini dapat menyebar ke otak dan menyebabkan kematian. Bentuk latent dapat timbul setelah 25 tahun terinfeksi, gejala yang dapat muncul dapat berentuk sifilis jenis primer ataupun sekunder yang dapat menginfeksi otak dan menyebabkan kematian.

Pada umumnya di laboratorium terdapat 2 macam pemeriksaan untuk sifilis (pemeriksaan antibodi):

  1. Untuk skrining: VDRL (Venereal Disease Research Laboratories) dan RPR (Rapid Plasma Reagin)
  2. Untuk diagnosis: FTA-ABS (Fluorescent Treponemal Antibody Absorption test)  dan TP-PA(Treponema pallidum Particle agglutination assay)

Jika penanganan sifilis dilakukan sedini mungkin, maka kemungkinan besar Anda berdua bisa sembuh. Pengobatan sifilis adalah dengan pemberian antibotik. Namun diagnosa suatu penyakit dan pemberian terapi harus berdasarkan hasil wawancara medis, pemeriksaan fisik secara menyeluruh dan pemeriksaan penunjang (bila diperlukan).

Jadi, Gejala apa yang Anda rasakan? Apakah anda menderita keduanya? apakah sudah diperiksakan kepada dokter? Siapakah yang mendiagnosa Anda terkena penyakit kencing nanah atau sifilis?

Untuk memastikan diagnosis penyakit dari gejala yang Anda derita, sebaiknya Anda mengunjungi dokter spesialis kulit dan kelamin. Tidak perlu malu untuk berobat, karena penyakit infeksi menular seksual (IMS) harus segera diobati. Jika tidak, komplikasinya akan mengenai organ tubuh lainnya.

Dan kami sarankan tidak hanya Anda, namun  pasangan seksual juga perlu diperiksa. Untuk mencegah penularan lebih lanjur sebaiknya saat ini Anda tidak melakukan aktifitas seksual, sampai Anda dan pasangan dinyatakan sembuh.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar