Sukses

Belum Haid Setelah pasangan IUD

02 Dec 2015, 17:23 WIB
Wanita, 24 tahun.

Siang Dok, Sudah Hampir 2 bulan saya pasang IUD Copper T, tapi sampai saat ini belum mensturasi, apakah itu normal dok?saya memberikan ASI untuk bayi

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. IUD atau disebut juga AKDR (alat Kontrasepsi dalam Rahim) merupkan salah satu metode KB yang mempunyai kelebihan sangat efektif dalam mencegah kehamilan, bersifat reversible dan berjangka panjang (dapat sampai 10 tahun).

AKDR jenis Coper T tidak termasuk dalam KB hormonal, sehingga tidak ada efek samping hormonal pada penggunanya dan tidak mempengaruhi kualitas dan kuantitas ASI.

Namun, seperti metode KB lainnya, AKDR juga memiliki kekurangan atau efek samping yang tidak diinginkan. Dalam kiatannya dengan pola menstruasi, dalam 3 bulan pertama umumnya terjadi perubahan pola menstruasi dimana haid menjadi lebih lama dan banyak atau terjadi perdarahan (spotting) antar menstruasi. Namun kondisi ini akan membaik setelah 3 bulan.

Yang terjadi dalam kasus Anda, setelah dilakukan pemasangan AKDR justru haid terhenti. Dalam hal ini perlu dicari lebih lanjut penyebabnya.

Berapa usia anak Anda saat Ini? apakah anda memberiksan ASI eksklusif kepada aanak (>8kali sehari) ?

Jika ya, maka kemungkinan tidaknya haid adalah proses yang wajar terjadi karena pada ibu yang memberikan ASI eksklusif pada bayinya sejak baru lahir, maka proses menyusui dapat menekan ovulasi sehingga ibu tidak mendapatkan haid. Hal ini merupakan salah satu KB alami yang disebut dengn Metode Amenore Laktasi (MAL).

Jika ini yang terjadi, anda tidak perlu khawatir. Lanjutkan pemberiaan ASI eksklusif hingga bayi berusia 6 bulan. Dan bila Anda sudah mendapatkan Haid, artinya kesuburan anda telah kembali. Namun tentunya kehamilan tetap sulit terjadi karena anda telah menggunakan AKDR.

Pemeriksaan AKDR sendiri dapat dilakukan setiap tahun atau bila terdapat keluhan (nyeri, perdarahan, demam, dsb).

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar