Sukses

Diet Golongan Darah

12 Nov 2015, 14:09 WIB
Pria, 19 tahun.

Assalamualaikum, Dok. Saya bigung ni, apa benar diet berdasarkan golongan darah itu, Dok? Kalau benar, gimana caranya Dok? Terima kasih.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.com

Diet golongan darah diperkenalkan pertama kali oleh Dr. Peter J. D’Adamo. sekitar tahun 1996 di Amerika yang menekankan bahwa diet ini dilakukan berdasarkan golongan darah manusia. Kesimpulan mengenai diet golongan darah ini berdasarkan penelitian-penelitian yang sudah dilakukannya.

Penelitian selama bertahun-tahun atas tipe darah menunjukkan bahwa ada efek fisiologis yang muncul akibat lektin yang masuk dalam tubuh. Lektin adalah protein yang terdapat pada umumnya makanan, khususnya biji-bijian dari tanaman polong-polongan.

Namun sayangnya teori dan berbagai penelitian yang dilakukan oleh Dr. Peter J. D’Adamo, tidak sesuai kaidah ilmu kedokteran dan tidak termasuk penelitian yang memenuhi kelayakan ilmiah. Sampai saat ini, belum dijumpai hasil penelitian golongan darah dalam publikasi penelitian ilmiah yang diakui dunia medis internasional. Penelitian yang diterima secara ilmiah harus memenuhi berbagai kelayakan penelitian, seperti uji klinis kasus control (double blind study), metodologi penelitian dan sebagainya.

Berdasarkan hal itu maka terapi diet golongan darah adalah salah satu terapi alternatif, meskipun penemunya adalah dokter. Memang harus diakui bahwa mungkin saja terdapat terapi alternatif yang bermanfaat. Sebaliknya masyarakat harus hati-hati, karena jumlah ketidakberhasilan, efek samping dan dampak bahaya terhadap kesehatan belum diketahui secara pasti.

Sikap logis yang bisa dilakukan adalah bagi penganut diet golongan darah bila berhasil boleh saja mengkonsumsi makanan tertentu atau menghindari makanan tertentu. Tetapi harus diingat bahwa belum tentu makanan yang dihindari tersebut mengganggunya. Bila makanan tersebut tidak mengganggu alangkah malangnya nasibnya, karena harus menghindari makan enak dan bergizi yang belum tentu mengganggu tubuhnya. 

Tetapi bila ada pengalaman dengan makanan tertentu yang berulang dengan gangguan yang sama sebaiknya dihindari (misal: mengakibatkan alergi). Bila menghindari makanan tertentu harus dicari makanan penggantinya dengan sumber gizi yang sama agar tidak kekurangan gizi, misalnya ikan laut sebagai sumber protein diganti dengan gurame yang juga sumber protein, dan seterusnya. 

Berikut kami sertakan beberapa artikel yang sekiranya dapat bermanfaat bagi Anda:

6 Tips Diet Sehat

Mitos-mitos Diet 

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam sehat, 

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar