Sukses

Dampak Masturbasi Klitoris

15 Nov 2015, 13:15 WIB
Wanita, 20 tahun.

dok masturbasi klioritis apa bahaya bagi rahim?

 

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Seperti layaknya laki-laki, perempuan juga tumbuh dengan memiliki kebutuhan batin terhadap hal-hal yang berkaitan dengan seksualitas. Kebutuhan ini pada akhirnya dapat menimbulkan dorongan pada perempuan tersebut untuk melakukan masturbasi.

Masturbasi merupakan suatu perangsangan seksual pada alat kelamin yang sengaja dilakukan untuk mendapatkan kepuasan seksual. Perlu diketahui bahwa pada dasarnya masturbasi bukanlah suatu tindakan yang bijaksana.

Adakah dampak sering melakukan masturbasi?

Apabila dilakukan terlalu sering masturbasi dapat menyebabkan perubahan pola tidur, stres, gangguan panik/kecemasan, lemas, kurangnya konsentrasi, dsb. Selain itu, tindakan masturbasi juga dapat menyebabkan perlukaan dan peningkatan risiko infeksi pada kemaluan akibat penggunaan benda-benda yang tidak terjamin kebersihannya. Tidaklah disarankan untuk melakukan masturbasi menggunakan benda-benda keras karena dikhawatirkan dapat menyebabkan perlukaan pada daerah kemaluan dan sekitarnya. Mastubasi sendiri tidak ada hubungannya dengan risiko kegemukkan. 

Oleh sebab itu, tindakan masturbasi sebaiknya dikurangi atau bahkan dihindari dengan cara mengalihkan perhatian setiap kali rasa ingin melakukan masturbasi itu timbul. Salurkanlah hasrat tersebut ke kegiatan-kegiatan yang lebih positif seperti olahraga, bekerja, atau kegiatan lain yang disenangi. Tentunya akan lebih baik apabila memanfaatkan waktu luang yang ada untuk melakukan olahraga atau hobi yang lebih bermanfaat dibandingkan melakukan masturbasi.Hindarilah hal-hal yang memicu anda untuk melakukan masturbasi seperti melihat gambar atau membaca buku-buku yang merangsang.

Apakah masturbasi dapat mempengaruhi keperawanan seorang wanita?

Masturbasi sendiri pada dasarnya tidak mempengaruhi keperawanan jika memang tidak menyebabkan robekan pada daerah selaput dara (himen).  Kecuali jika Anda mastubasi dengan alat bantu (sex toys) atau benda apapun yang dimasukkan ke dalam vagina, maka bisa terjadi robekan pada selaput dara. 

Keperawanan hanya dapat dilihat dengan melihat keadaan himen pada vagina, untuk bagian tubuh lain tidak dapat menentukan keperawanan. 

Dua konsep yang dimiliki masyarakat berkaitan dengan keperawanan perempuan adalah:

  1. Hilangnya keperawanan ditandai oleh robeknya himen perempuan, (Definisi Medis)

  2. Hilangnya keperawanan karena telah berhubungan intim untuk pertama kali, (Definisi Sosial)

Himen merupakan membran tipis yang ada di dekat bukaan vagina, bagian tengahnya bolong sehingga darah menstruasi dapat keluar. Sebetulnya, himen perempuan dapat robek walau tidak melakukan hubungan intim, yaitu karena kecelakaan, aktivitas seperti naik kuda, senam, bersepeda, penggunaan tampon, masturbasi. Bahkan ada juga perempuan yang tidak memliki himen. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar