Sukses

Nyeri Perut, Keputihan, dan Nyeri Haid

11 Nov 2015, 13:21 WIB
Wanita, 27 tahun.

Dok saya mau tanya, mengapa perut bagian bawah dan vagina membengkak setelah berhubungan intim setelah masa haid, disertai nyeri bagian bawah apalagi ketika terjadi goncangan saat mengendarai motor. Lalu disertai keputihan juga tapi tidak berbau. Gejala apakah itu kira-kira dok? Dan ketika masa haid hari pertama dan kedua terjadi nyeri teramat sangat diperut dibagian bawah dan pinggul. Apakah ada hubungannya juga? Trims dok.

dr. Karin Wiradarma

Dijawab Oleh:

dr. Karin Wiradarma

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Kami memahami kekhawatiran Anda.

Berhubungan intim setelah selesai masa haid (haid sudah bersih) seharusnya tidak menimbulkan infeksi. Nyeri perut bagian bawah, vagina bengkak, dan keputihan kemungkinan dapat disebabkan oleh infeksi vagina atau dapat menjalar sampai ke mulut rahim dan rahim.

Keputihan atau dalam kedokteran disebut flour albus, adalah cairan yang keluar dari vagina/liang kemaluan (bukan darah).  Keputihan ada 2 macam, fisiologis dan patologis. Yang dimaksud fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi pada wanita akibat dari perubahan hormonal ketika menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Keputihan patologis adalah keputihan yang terjadi diakibatkan oleh parasit, jamur, bakteri, dan penyakit lainnya.

Apakah selain keputihan Anda merasakan gejala lainnya, seperti:
- rasa gatal pada kemaluan
- rasa terbakar pada kemaluan
- bau amis atau bau ikan busuk pada keputihan
- keputihan yang bergumpal atau berbusa

Apabila memang ada keluhan seperti yang saya sebutkan di atas maka kemungkinan ini adalah keputihan yang patologis. Keputihan yang fisiologis adalah keputihan yang berwarna bening, tidak terlalu banyak, tidak gatal, tidak berbau, dan tidak panas.

Keputihan yang terjadi akibat infeksi memerlukan pengobatan sesuai dengan kuman penyebabnya. Apabila keputihan ini berlanjut dan ada tanda-tanda yang saya tanyakan di atas maka sebaiknya Anda mengunjungi dokter spesialis kulit dan kelamin untuk konsultasi lebih lanjut.

Rasa sakit yang timbul setiap kali datang bulan sering dialami oleh banyak wanita. Rasa sakit ini biasanya dirasakan di perut bagian bawah yang timbul setiap hari ke-1 hingga hari ke-3 dari siklus menstruasi. Rasa nyeri yang diarasakan oleh setiap wanita berbeda-beda, dapat berupa nyeri ringan maupun berat, hingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Nyeri yang dirasakan sangat berat dan mengganggu aktivitas-sehari hari dikenal dengan nama dismenorea. Terdapat dua jenis dismenorea, yaitu :

  • Dismenorea primer : dismenorea tipe ini timbul sejak haid pertama dan akan pulih sendiri dengan berjalannya waktu dengan lebih stabilnya hormon tubuh . Nyeri haid ini adalah normal, dan tidak membahayakan kesehatan. Dismenorea ini terjadi murni karena kontraksi otot rahim saat menstruasi akibat dari hormon prostaglandin
  • Dismenorea sekunder : biasanya baru timbul di kemudian hari setelah menstruasi pertama. Berlangsung lebih dari 3 hingga 4 hari dan disertai mual, muntah atau bahkan diare. Dismenore ini dapat disebabkan oleh beberapa penyakit/kelainan, antara lain : infeksi rahim, kista atau polip, tumor sekitar kandungan,dll.

Apabila dismenorea yang dirasakan adalah dismenorea primer maka tidak akan ada masalah, namun apabila penyebabnya adalah dismenorea sekunder, maka ada kemungkinan faktor penyebab tersebut perlu diteliti lebih lanjut melalui pemeriksaan fisik dan penunjang yag diperlukan oleh dokter spesialis kebidanan dan kandungan. 

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar