Sukses

Toleransi Glukosa Terganggu

10 Nov 2015, 13:07 WIB
Pria, 19 tahun.

halo dok saya mau tanya tadi sy cek di lab glukosa puasa 113 mg/dl dan kolesterol total 197 mg/dl usia saya 19 th, apakah saya ada indikasi terkena diabates dok? kalau iya langkah awal apa yang harus saya lakukan

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terima kasih telah menggunakan fasilitas e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com, 

Kami memahami kekhawatiran Anda. Definisi diabetes adalah suatu kumpulan aspek gejala yang timbul pada seseorang yang disebabkan oleh karena adanya peningkatan kadar glukosa darah akibat kekurangan insulin baik yang sifatnya absolut maupun relatif. Beberapa faktor-faktor yang memiliki peran penting untuk terjadinya diabetes melitus adalah :

  • Obesitas, terutama yang besifat sentral (bentuk tubuh apel)

  • Diet tinggi lemak dan tinggi karbohidrat sederhana

  • Kurang gerak badan (olahraga)

  • Faktor keturunan (herediter)

Seperti yang dituliskan di atas, diet tinggi lemak dan tinggi karbohidrat sederhana dapat merupakan faktor penyumbang untuk terjadinya diabetes melitus. Untuk mencegahnya adalah dengan melakukan diet tinggi serat, banyak sayuran dan buah-buahan, karbohidrat kompleks, serta makanan lain dalam porsi seimbang.

Diagnosis diabetes melitus hanya dapat ditegakkan setelah terbukti dengan pemeriksaan gula darah. Kadar gula darah yang jelas mengindikasikan diabetes adalah yang berada dalam kisaran > 200 mg/dl untuk kadar gula darah sewaktu (GDS) atau >=126 mg/dl untuk kadar gula darah puasa (GDP).Kadar gula darah diperiksa saat 2 jam setelah minum larutan glukosa 75 gram (2 jam post prandial/2jamPP). Bila kadarnya >=200 mg/dl maka dapat dipastikan Anda menderita diabetes, kadar 140-199 mg/dl dikatakan Anda menderita gangguan toleransi glukosa, dan kadar < 140 mg/dl menandakan bahwa Anda tidak menderita kedua keadaan tersebut (normal). Adapun dari nilai yang Anda berikan, bila glukosa puasa 113 maka tergolong dalam gangguan toleransi glukosa. Dalam kondisi ini belum tegak diagnosis diabetes, namun sudah ada peningkatan risiko untuk mengalaminya sehingga harus dilakukan pencegahan-pencegahan agar tidak menjadi diabetes. Adapun pencegahan tersebut adalah sebagai berikut:

  • Jaga berat badan

Berat badan yang ideal akan membantu Anda menjaga kestabilan gula darah, tekanan darah dan kolesterol.

  • Makanan yang sehat

Pola makan yang disarankan adalah pola diet rendah lemak, garam dan gula. Namun bukan berarti Anda tidak boleh makan gula sama sekali. Makanlah gula dan berlemak dalam porsi sedang.

  • Jangan merokok

Merokok meningkatkan risiko Anda untuk menderita penyakit jantung dan stroke. Jadi jika Anda merokok, carilah bantuan dan berhentilah merokok sekarang!

  • Olahraga

Olahragalah teratur dengan durasi minimal 30 menit setiap hari, lima kali seminggu. Olahraga rutin membantu Anda untuk tetap sehat dan menjaga berat badan tetap ideal. Olahraga bukan berarti Anda harus tergabung dalam gym atau tempat fitness yang mahal, karena terdapat berbagai cara lain untuk berolahraga. Olahraga sederhana dapat berupa berlari, renang, atau aktivitas lain yang meningkatkan denyut jantung Anda.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar