Sukses

Benjolan di Testis?

10 Nov 2015, 12:28 WIB
Pria, 22 tahun.

Dok saya mau tanya di penis dan testis saya ada yang aneh . di penis saya ada urat tapi bentuknya besar dan ada di bagian kanan penis saya. Sedangakan testis saya juga seperti ada bulatan letaknya di atas tetis yang kanan dok, Apakah ini bahaya atau tidak? Saya tidak merasakan sakit apa pun tolong pencerahanya dok

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terima kasih telah menggunakan fasilitas e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com, 

Kami memahami kekhawatiran Anda. Sayangnya cukup sulit untuk menentukan suatu kelainan tanpa pemeriksaan langsung karena penyebab benjolan pada testis bisa beragam, mulai dari varikokel, hernia, tumor, dll.

Dari gambaran tampak berurat (yang sebenarnya merupakan pembuluh darah vena), hanya satu sisi, tidak ada rasa nyeri, terdapat kemungkinan benjolan tersebut adalah varikokel. Varikokel adalah pelebaran pembuluh darah vena pada skrotum (buah zakar) yang mempendarahi testis atau disebut juga varises pada buah zakar. Aliran darah di vena diatur dengan katup 1 arah yang mencegah aliran darah kembali. Fungsi katup yang terganggu atau penekanan dari pembuluh darah vena dapat menyebabkan pembesaran dari vena yang berujung terhadap pembentukan varikokel.

Penyebab dari varikokel ini diantaranya adalah tidak diketahui, yang disebabkan karena fungsi katup vena yang tidak bekerja sempurna. Varikokel umumnya terjadi pada 15-20% pria dan penyebab gangguan kesuburan pada 40% pria. Penyebab lain adalah varikokel sekunder yang disebabkan oleh penekanan pada vena yang umumnya terjadi akibat keganasan di rongga panggul / perut. Biasanya terjadi pada pria di atas usia 40 tahun.

Pada pemeriksaan fisik dapat  terlihat adanya pembengkakan pada skrotum dan rasa nyeri serta rasa berat. Jika dipegang, dapat terasa seperti kita memegang kantung yang berisi banyak cacing.

Tidak semua varikokel membutuhkan operasi, yang memerlukan operasi adalah :
1. Jika varikokel tersebut dapat teraba (sudah cukup besar)
2. Jika suami dan istri terbukti ada infertilitas
3. Jika istrinya subur
4. Jika hasil tes sperma pada laki-laki membuktikan adanya gangguan

Sudahkah Anda memiliki keturunan? Varikokel dapat menyebabkan gangguan produksi sperma. Pria dewasa yang memiliki varikokel disertai analisis semen (kualitas dan kuantitas sperma) yang abnormal dan berniat untuk memiliki anak, maka disarankan untuk melakukan terapi pada varikokelnya, yaitu operasi. Repair atau perbaikan dari varikokel telah dibuktikan berdasarkan penelitian dapat memperbaiki kualitas dan kuantitas sperma atau dalam kata lain dapat memperbaiki kesuburan.

Varikokel memang akan mengecil setelah operasi dilakukan, yang pasti lebih kecil dari sebelum operasi. Sebenarnya tujuan utama operasi varikokel ini adalah untuk memperbaiki kualitas dan kuantitas dari sperma yang anda miliki. Dalam waktu 4-6 bulan sesudah operasi sebaiknya dilakukan follow-up untuk menganalisis kualitas dan kuantitas sperma, dibandingkan dengan sebelumnya. Penelitian tentang varikokel yang diterbitkan oleh Jurnal Urologi Indonesia menghasilkan suatu kesimpulan dimana 6 bulan setelah operasi terdapat perbaikan signifikan volume testis kiri dan konsentrasi spermatozoa. 

Pengobatan varikokel selain operasi dapat dilakukan embolisasi varikokel dengan memasukkan kateter atau selang kecil ke pembuluh darah vena di bawah bimbingan x-ray. Cincin metal akan diletakkan di pembuluh darah vena spermatika sinistra (kiri) untuk menghambat aliran darah ke vena di bawahnya. Namun hal ini masih di dalam penelitian.

Kemungkinan diagnosis lainnya adalah hernia. Benjolan akibat hernia juga tidak nyeri dan hanya satu sisi. Karakteristiknya, terdapat peningkatan benjolan bisa mengedan, bersin/ batuk, dll. Hernia adalah suatu kondisi masuknya isi rongga perut kedalam celah yang melemah, seringkali bagian lipatan paha/ di bagian buah zakar.

Keluhan yang dirasakan dapat dari yang ringan hingga yang berat. Karena pada dasarnya hernia merupakan isi rongga perut yang keluar melalui suatu celah di dinding perut, keluhan berat yang timbul disebabkan karena terjepitnya isi perut tersebut pada celah yang dilaluinya (yang dikenal sebagai strangulasi). Jika masih ringan, penonjolan yang ada dapat hilang timbul. Benjolan yang ada tidak dirasakan nyeri atau hanya sedikit nyeri dan timbul jika kita mengedan, batuk, atau mengangkat beban berat. Biasanya tonjolan dapat hilang jika kita beristirahat.

Penatalaksanaan hernia dibagi menjadi 2, konservatif dan operatif. Pengobatan konservatif terbatas pada tindakan pengembalian posisi (dengan cara mendorong masuk tonjolan yang ada secara manual) dan pemakaian penyangga atau penunjang untuk mempertahankan isi hernia yang telah direposisi. Pengurangan hernia secara non-operatif dapat segera dilakukan dengan berbaring, posisi pinggang ditinggikan, lalu diberikan analgetik (penghilang rasa sakit) dan sedatif (penenang) yang cukup untuk memberikan relaksasi otot. Perbaikan hernia terjadi jika benjolan berkurang dan tidak terdapat tanda-tanda klinis strangulasi. Sedangkan hernia yang disertai tanda-tanda nyeri hebat, rasa panas, maka harus lakukan tindakan operatif.

Untuk memastikan kondisi yang anda alami kami sarankan untuk memeriksa ke dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan yang menyeluruh. Bila benar benjolan tersebut adalah hernia, maka kemungkinan kualitas sperma Anda tidak terganggu.

 

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar