Sukses

Fimosis?

09 Nov 2015, 11:53 WIB
Pria, 20 tahun.

Penis sy kalau tdk ereksi kulupnya dpt ditarik full, kalau ereksi tdk bisa, apakah ini termasuk phimosis? Jika ya, apa solusinya selain sunat?

dr. Karin Wiradarma

Dijawab Oleh:

dr. Karin Wiradarma

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Kami memahami kekhawatiran Anda.

Fimosis, bisa disebabkan oleh bawaan sejak lahir (kongenital) maupun didapat, merupakan kondisi dimana kulit yang melingkupi kepala penis (kulup) tidak bisa ditarik ke belakang untuk membuka seluruh bagian kepala penis. Fimosis kongenital seringkali menimbulkan fenomena ballooning, yakni kulit preputium mengembang saat berkemih karena desakan pancaran air seni tidak diimbangi besarnya lubang di ujung preputium.

Untuk memastikan hal tersebut, Anda dapat mencoba menarik ke belakang kulit yang melingkupi kepala penis (kulup) pada anak Anda. Jika memang tidak bisa ditarik ke belakang maka anak Anda mengalami fimosis.

Jika fimosis menyebabkan komplikasi seperti hambatan aliran air seni, diperlukan tindakan sirkumsisi atau sunat (membuang sebagian atau seluruh bagian kulit preputium) atau teknik bedah plastik lainnya seperti preputioplasty (memperlebar bukaan kulit preputium tanpa memotongnya). Hal ini diperlukan sesegera mungkin untuk mencegah komplikasi berlanjut seperti infeksi pada saluran kemih dan atau peradangan/pembengkakan pada kulup dan kepala penis (balanopostitis). 

Fimosis adalah jika sedang tidak ereksi dan kulup tidak dapat ditarik. Jika sedang ereksi, memang wajar kulup tidak dapat ditarik.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar