Sukses

Testis Turun Sebelah dan Sering BAK

09 Nov 2015, 08:41 WIB
Pria, 19 tahun.

saya sudah menjalani operasi varikokell, sekarang penyakitnya sudah tidak nampak lagi tapi testis saya masih sama seperti sebelum operasi yaitu turun sebelah dan sekarang saya mengalami gangguan pencernaan yaitu keseringan buang air kecil,saya sering nyeri di bagian lutut dan testis saya sering kendor,penyakit ini muncul setelah saya melakukan operasi varikokel tersebut,, yang saya mau tanya dok,, apakah nama penyakit yang saya alami sekarang dok,, terimakasih dok

dr. Karin Wiradarma

Dijawab Oleh:

dr. Karin Wiradarma

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Kami memahami kekhawatiran Anda.

Perlu diketahui sebelumnya bahwa struktur anatomi tubuh manusia memiliki beberapa variasi bentuk yang normal ditemukan. Dalam satu individu sekalipun, variasi ini dapat ditemukan seperti testis kiri tampak lebih turun dibandingkan yang kanan pada laki-laki, atau payudara kiri tampak lebih besar dibandingkan kanan pada perempuan. Selama perbedaan ini tidak mencolok (< 50% antara sisi kanan dengan sisi kiri), maka kondisi ini dapat dikatakan normal.

Jadi testis yang turun sebelah tersebut belum tentu karena operasi varikokel, namun bisa jadi memang variasi bentuk normal sejak semula.

Ada beberapa penyakit yang sering menyebabkan kencing:

  1. Infeksi Saluran Kencing: infeksi saluran kencing menyebabkan keluhan sering BAK, nyeri, sedikit-sedikit, rasa tidak lampias (rasa ada sisa setelah kencing), bisa disertai dengan perubahan warna kencing menjadi keruh atau kemerahan. Infeksi saluran kencing dapat pula disertai dengan penyakit batu saluran kencing.
  2. Pembesaran kelenjar prostat: biasa terjadi pada pria yang sudah lanjut usianya >50 thn.
  3. Diabetes mellitus (kencing manis): ditandai dengan keluhan banyak minum, banyak makan, banyak kencing, penurunan berat badan, dan keluhan-keluhan tidak khas lainnya.
  4. Diabetes insipidus: kekurangan hormon antidiuretik atau kurangnya respon ginjal terhadap hormon antidiuretik. Kondisi ini menyebabkan jumlah air kencing yang berlebih.

Untuk usia Anda yang masih muda, yang sering terjadi adalah infeksi saluran kencing. Faktor risiko terjadi infeksi saluran kencing adalah minum sedikit, sanitasi yang buruk, dan hubungan seksual yang tidak sehat.

Lutut nyeri dapat disebabkan oleh beberapa hal. Apakah hanya salah satu lutut saja yang nyeri, ataukah keduanya? Apakah Anda mengalami trauma akhir-akhir ini?

Untuk memastikan penyebab dari keluhan Anda, perlu dilakukan pemeriksaan fisik secara langsung, jika perlu, dilakukan pemeriksaan penunjang. Oleh karena itu, kami sarankan agar Anda kembali kontrol kepada dokter urologi yang menangani Anda sebelumnya.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar