Sukses

Amandel

09 Nov 2015, 10:58 WIB
Wanita, 22 tahun.

Salam... Dok, saya mau tanya amandel di tenggorokan saya itu terasa aneh, ada sesuatu yang mengganjal ketika saya mencoba menelan ludah dan lidah belakang saya juga merasakan ada sesuatu di amandel saya. ketika saya liat dikaca, ada kotoran menempel pada amandel saya.saya coba untuk mengeluarkan kotoran tersebut dengan cotton bud, akhirnya kotoran yang menempel di amandel saya bisa di cungkil, tetapi pada akhirnya amandel saya bolong sebesar kotoran tersebut. kotoran tersebut padat namun lembek berbentuk bulat dan ukurannya sangat kecil. warnanya putih dan berbau. seperti kotoran yang menempel pada gigi. akibat apa ya ada kotoran yg menempel dok? setelah kotoran keluar, amandel saya terlihat bolong, apakah berbahaya jika amandel saya bolong? bagaimana caranya agar tidak keluar lagi kotoran di amandel saya? Saya tunggu balasannya karena saya agak khawatir ttg hal ini terima kasih,

dr. Nadia Octavia

Dijawab Oleh:

dr. Nadia Octavia

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi dari KlikDokter.com.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Amandel atau dikenal dengan nama tonsil adalah jaringan limfoid yang berlokasi di beberapa tempat dalam rongga mulut dan rongga faring. Tonsil yang paling dikenal adalah tonsil palatina yang berlokasi di  oro faring (kanan-kiri, belakang lidah), berbentuk almond, sepasang, dan mudah dilihat.

Fungsi dari tonsil adalah melawan infeksi di dalam tubuh,khususnya pada daerah mulut baik yang disebabkan oleh virus , jamur maupun bakteri dengan cara membantu tubuh memproduksi antibodi untuk membantu melawan infeksi. Saat terjadi infeksi, tonsil bekerja lebih keras untuk melawan infeksi tersebut sehingga terjadi pembesaran maupun peradangan tonsil yang disebut dengan tonsillitis. Gejala umum tonsillitis adalah nyeri tenggorok dan demam. Pada tenggorok dan tonsil biasanya terlihat merah dan membengkak. Pada tonsil dapat terlihat nanah yang menutupi secara penuh ataupun  bercak-bercak seperti ysng Anda alami. 

Tonsilitis yang disebabkan oleh virus akan menghilang dengan sendirinya. Pengobatan akan bertujuan untuk membantu Anda merasa lebih nyaman. Bila tonsillitis yang terjadi pada anak Anda disebabkan oleh bakteri, maka perlu pengobatan antibiotik. Bila, tonsillitis ini terjadi berulangkali, atau tidak membaik dengan pengobatan serta mengganggu aktivitas sehari-hari, maka operasi pengangkatan tonsil/tonsilektomi adalah pilihan yang tepat.

Infeksi pada tonsil yang disarankan untuk melakukan operasi umumnya disebabkan oleh kuman Streptococcus. Operasi pengangkatan tonsil (tonsilektomi) ataupun adenoidektomi umumnya dilakukan pada anak-anak. Tonsilektomi atau adenoidektomi diindikasikan pada pasien dengan :

  • Tonsilitis akut dengan episode berulang

  • Tonsilitis kronik yang persisten dan menyebabkan nyeri tenggorokan

  • Terdapat keluhan sleep apneu (sumbatan saluran napas akibat tonsil yang membesar)

  • Sulit menelan akibat tonsil yang membesar

  • Tonsil yang sangat besar dengan kripta

Jadi tidak semua tonsilitis dioperasi. Tonsil sendiri merupakan salah satu pertahanan tubuh sehingga apabila tidak memenuhi indikasi diatas maka tidak perlu dioperasi. Pembesaran tonsil dan adenoid dapat dicegah dengan cara meningkatkan daya tahan tubuh, menghindari pencetus alergi, dan menghindari zat yang merangsang pembesaran tonsil dan adenoid seperti MSG dan dingin.

Apabila terdapat peradangan baik faring maupun tonsil, dapat diatasi dengan obat-obatan, baik antiradang, batuk, atau antibiotik bila perlu. Untuk mengatasi demam pada anak Anda dapat memberikannya paracetamol yang dijual bebas. Kami juga tidak menganjurkan Anda untuk memberikan anak Anda sembarang obat herbal karena obat herbal seringkali tidak melalui uji klinis terlebih dahulu dan ditakutkan justru dapat menyebabkan komplikasi pada anak Anda nantinya. 

Kami sarankan agar Anda mengkonsultasikan kondisi Anda ke dokter spesialis THT untuk dilakukan pemeriksaan fisik secara langsung dan evaluasi lebih lanjut apabila penyakit ini datang serta agar mendapat penanganan yang tepat. Namun tentu saja akan lebih baik mencegah dibandingkan mengobati.

Berikut ini kami sertakan beberapa artikel yang kami miliki untuk menambah informasi Anda :

Amandel - Tonsilitis

Mengatasi Amandel

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar