Sukses

Olahraga Untuk Meninggikan Badan

13 Nov 2015, 10:56 WIB
Wanita, 16 tahun.

dok aku mau tanya, selama ini aku olahraga tulang buat tinggi , tiap hari aku lari 2 km (jogging) dan habis itu sepedaan 7 km tiap minggu aku juga renang malah gak nambah dok . menurut dokter gimana ya ? btw aku gemuk dok

dr. Citra Roseno

Dijawab Oleh:

dr. Citra Roseno

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Tinggi badan seseorang dipengaruhi oleh beberapa hal, yaitu genetik (keturunan), gizi, dan lingkungan. Genetik dalam hal ini adalah faktor tinggi badan kedua orangtua.

Perlu diketahui bahwa penambahan tinggi badan dapat dilakukan apabila lempeng pertumbuhan yang terdapat di tulang panjang masih terbuka. Lempeng tersebut terbuka pada saat usia pubertas dan baru akan menutup pada usia 20-21 tahun. Proses pemadatan tulang dewasa akan berhenti sampai usia 35 tahun. Namun menutupnya lempeng pertumbuhan harus dibuktikan dengan foto rontgen di beberapa area tulang. Pada usia Anda, penambahan tinggi badan masih mungkin terjadi.

Inilah yang dapat membuat badan Anda tinggi. Silakan klik next untuk melanjutkan.

Olahraga Untuk Meninggikan Badan

Faktor - faktor berikut saling berkaitan dan dapat mempengaruhi tinggi badan seseorang antara lain:

1. Genetik

Gen yang mempengaruhi tinggi rendah badan seseorang dinamakan HMGA2. Perubahan sebuah "huruf" dasar di kode genetik HMGA2 yakni sebuah C (disingkat dengan Cytosine) akan mempengaruhi tinggi badan seseorang. Seseorang yang hanya mendapatkan C dari salah satu orang tuanya akan lebih tinggi setengah sentimeter dari yang hanya memiliki T (disingkat dari Thymin). Begitu pula, bila seseorang memiliki C ganda akan membuat mereka lebih tinggi satu sentimeter dari yang memiliki T ganda. Masih ada lagi gen-gen yang berkaitan dengan tinggi badan. HMGA2 hanya menjelaskan 0,3 persen dari keberagaman tinggi manusia.

Adapun rumus untuk memperkirakan tinggi anak berdasarkan tinggi orangtuanya adalah :

  • Anak laki-laki= (Tinggi Ibu + Tinggi Ayah + 13) (dalam cm) dibagi 2 ± 8,5 cm

  • Anak perempuan = (Tinggi Ibu + Tinggi Ayah - 13) (dalam cm) dibagi 2 ± 8,5 cm

Rumus tersebut tidak mutlak dan merupakan perkiraan, umumnya saat mencapai dewasa kebanyakan anak dapat mencapai sekitar 10 cm dari estimasi tersebut. Hasilnya tetap dipengaruhi oleh berbagai faktor lain seperti asupan gizi dan nutrisi, serta aktivitas fisik.

2. Nutrisi

Tinggi badan menunjukkan kualitas gizi orang tersebut saat masa kanak-kanak dulu. Jika kualitas gizi orang itu kurang pada masa kanak-kanak dulu, orang tersebut cenderung pendek pada masa dewasanya, dan sebaliknya. Untuk menunjang pertumbuhan yang optimal di butuhkan vitamin untuk kekuatan tulang yaitu vitamin D, kalsium, dan fosfor. Semua vitamin tersebut terangkum dalam makanan yg mengandung protein. baik itu protein hewan atau nabati, serta unsur sayuran hijau. contoh protein hewani yaitu: daging, ayam atau ikan, kerang, cumi, seafood lainnya, serta putih telur. Contoh protein nabati yaitu: tahu tempe dan kacang2an kering lainnya seperti kacang tanah, kacang hijau, kacang polong dan sebagainya. 

3. Olahraga

Dianjurkan untuk melakukan olah raga yang memberikan beban pada tulang panjang kaki, misalnya atletik, lari, lompat tali (skipping), basket, badminton, voli, dan olahraga lain yang sejenis. Renang juga dapat membantu penambahan tinggi badan seseorang. Lakukan olahraga tersebut minimal 3 kali seminggu. Tingkatkan intensitas dan jarak secara bertahap sesuai kemampuan Anda.

Selain berolahraga, seimbangkan juga asupan nutrisi Anda. Pada prinsipnya agar memperoleh berat badan yang ideal adalah dengan mengurangi pemasukan kalori (makanan dan minuman) dan meningkatkan pengeluaran kalori (olahraga / meningkatkan aktivitas) dan komitmen yang tinggi untuk melaksanakannya. 

Untuk mencapai berat badan ideal, Anda dapat melakukan kombinasi olah raga dengan pola makan gizi seimbang. Olah raga yang dapat diterapkan adalah yang yang telah disebutkan di atas disertai sit up, push up, dan latihan beban. Jika Anda melakukannya secara teratur selama 30-60 menit, minimal 3x/minggu, ditunjang dengan pola makan seimbang, tentunya akan ada perubahan pada bentuk tubuh Anda. Intinya adalah kedisiplinan yang tinggi. Apabila terdapat keterbatasan waktu, maka anda dapat lakukan olahraga pada waktu pagi hari atau sepulang sekolah.

Untuk asupan makanan, yang harus anda lakukan adalah mengurangi jumlah kalori dalam sehari. Tetap usahakan agar setiap kali anda makan terdapat unsur kabohidrat (roti gandum, kentang), hindari makanan gorengan, minuman dan makanan yang terlalu manis, garam, konsumsi banyak air putih, perbanyak lauk dengan ikan, perbanyak sayur dan buah, hindari makanan dari kaleng atau fast food (sosis, kentang goreng, nugget), hindari jajanan manis (bila lapar, dapat pilih snack berupa buah atau sayur yang manis). Coba lah agar makan pagi anda selalu disertai oleh buah yang manis, jadi anda dapat menahan lapar hingga siang. Untuk malam hari hindari makanan yang terlalu besar porsinya. 

Berikut judul artikel yang dapat Anda baca untuk menambah informasi mengenai berat badan ideal dan jenis makanan sehat yang dapat Anda coba masukkan dalam menu sehari-hari:

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar