Sukses

Gusi dan Dahak Berdarah, Benjolan KGB

14 Nov 2015, 10:25 WIB
Wanita, 18 tahun.

dok, dulu saya sempat cek mengenai benjolan yang sring sya alami & mmbuat saya sakit kepala hebat. Dokter trsbt, kwatir karna sel darah putih saya slalu diatas normal. Kmudian saya di rujuk ke surabya namun stlah di cek kata doktr di surabya saya hanya mengalami infeksi kgb, kmudian saya hanya di beri antibiotik sja. Jdi sya tidak khawatir lgi akan pnyakit yg aneh2. tapi 2 tahun blakangan ini gusi sya gmpang skali brdarah & bengkak. lalu stiap hari sya mngluarkan dahak, pdhl sya tdk flu, malah kadang dahak itu brcampur bercak darah, & itu sangat sering dok. Kmudian saat sya skit kpala muncul benjolan gtah bning di leher sya. dan 1 bulan yang lalu saya tiba2 mimisan dok namun hanya sekali itu sja. Yg ingin sya tnyakan dok. Kira2 pnyakit apa yg sya derita dok? Brhubung saya kuliah jauh dari ortu, jdi sya tdk pnya bnyak uang untuk lngsung cek ke spes pnykt dalam dok. Trimaksih dok skiranya dpt membantu.

dr. Citra Roseno

Dijawab Oleh:

dr. Citra Roseno

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Bagaimana dengan kondisi gigi di sekitar gusi tersebut, apakah ada lubang, pembengkakan gusi, atau gigi goyang? Gusi yang sering berdarah dapat merupakan ciri peradangan gusi. Apakah Anda mengkonsumsi obat-obatan tertentu secara rutin dalam jangka waktu yang cukup panjang? Terdapat obat-obatan tertentu yang dapat memicu terjadinya peradangan gusi. Penyakit sistemik maupun penyakit yang mempengaruhi sistem imun juga dapat menimbulkan gejala serupa.

Dahak yang disertai darah dapat berasal dari gusi yang berdarah tersebut, maupun penyebab lainnya. Apakah disertai batuk? Jika batuk disertai darah disebut sebagai hemoptisis. Ada banyak penyebab hemoptisis (masalah jantung, trauma, infeksi, penyakit paru-paru, hingga keganasan). 

Mengenai benjolan pada kelenjar getah bening, perlu dievaluasi karakteristik benjolan, perbedaan karakteristik benjolan (misalnya benjolan lunak atau keras, di satu sisi atau kedua sisi, ukuran, dan sebagainya) tersebut dapat menandakan penyebab yang berbeda-beda pula. 

Karena beragamnya penyebab yang mungkin, perlu dievaluasi riwayat penyakit, pemeriksaan fisik, serta riwayat medis yang relevan dengan kondisi klinis Anda. Riwayat konsumsi obat-obatan, alergi, atau paparan terhadap zat kimia dan makanan juga perlu diperhatikan. Kami sangat menyarankan Anda memeriksakan diri ke dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan fisik langsung, penegakkan diagnosis, dan terapi yang optimal. Apabila memungkinkan, Anda dapat mencoba memeriksakan diri ke dokter dengan fasilitas BPJS kesehatan, jika dibutuhkan evaluasi selanjutnya, dokter akan merujuk Anda ke bidang penyakit dalam atau bidang lain yang terkait sesuai hasil pemeriksaan Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga keluhan Anda lekas teratasi.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar