Sukses

Mengatasi Diare

04 Nov 2015, 08:38 WIB
Wanita, 16 tahun.

Dok, Saya sering mengalami diare. Bagaimana cara mengatasinya? Apa saja makanan/minuman yang harus dihindari? Apakah penyebab diare hanya disebabkan oleh kuman, bakteri, dan virus? Lalu mengapa ada yang bilang karena masuk angin? Apakah ada hubungannya? Apakah disebabkan karena air minum yg diminum kurang higenis?

dr. Karin Wiradarma

Dijawab Oleh:

dr. Karin Wiradarma

 

Terima kasih telah menggunakan fasilitas e-konsultasi dari KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan.

Diare adalah peningkatan jumlah (tiga kali atau lebih) atau penurunan konsistensi dari tinja (menjadi lunak atau cair) dalam waktu 24 jam. Diare dapat dibagi menjadi akut (kurang dari 14 hari), persisten (lebih dari 14 hari) dan kronik (lebih dari 1 bulan). Konsistensi tinja yang cair yang menjadi karakteristik diare biasanya akan hilang dalam beberapa hari.

Diare kronik dapat menjadi tanda adanya kelainan yang lebih serius, seperti adanya inflamatory bowel disease. Diare dapat menyebabkan kehilangan cairan dan elektrolit yang cukup signifikan. Banyak minum air untuk mencegah dehidrasi yang dapat terjadi karena banyaknya cairan yang keluar selama diare berlangsung. Kebanyakan diare akan sembuh sendiri tanpa pengobatan.

Penyebab diare dapat bermacam-macam, diantaranya disebabkan oleh:

  • virus (paling sering)
  • bakteri
  • infeksi parasit
  • obat-obatan (kafein, alkohol)
  • penyakit non-infeksi (irritable bowel syndrome, inflammatory bowel disease)
  • laktosa (gula yang terdapat di dalam susu)
  • pemanis buatan (sorbitol dan mannitol, pemanis buatan yang terdapat di permen karet atau produk bebas gula lainnya dapat menyebabkan diare pada orang sehat)

Gejala yang menyertai diare dapat berupa mual dan muntah, yang disebabkan oleh infeksi. Infeksi bakteri atau parasit biasanya menyebabkan buang air besar yang berdarah dan juga terjadi demam. Masuk angin bukanlah merupakan istilah medis, dan biasanya disebabkan oleh infeksi virus.

Kami sarankan agar Anda berkonsultasi kepada dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu agar dapat diketahui pengobatan yang tepat. Pengobatan yang diberikan tergantung dari penyebabnya. Jangan lupa untuk minum air putih atau oralit yang cukup untuk mengganti cairan yang hilang.

Kami tidak dapat memberikan pengobatan sebelum memeriksa Anda terlebih dahulu.

Berikut adalah beberapa artikel untuk menambah informasi Anda:

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 

Salam,

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar