Sukses

Azoospermia

30 Oct 2015, 09:20 WIB
Pria, 26 tahun.

Saya pernah periksa ke salah satu rumah sakit, dari hasil laboratoriun saya menderita azoospermia, bagaimana cara mengobati penyakit ini? biasanya tindakan pertama yang dilakukan apa dok?

dr. Citra Roseno

Dijawab Oleh:

dr. Citra Roseno

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda.

Azoospermia adalah keadaan tidak ditemukannya sperma dalam cairan ejakulat (semen) yang keluar saat seorang pria ejakulasi. Sperma adalah sel yang diperlukan untuk membuahi sel telur pada proses fertilisasi.

Kondisi ini dapat terjadi akibat sumbatan saluran sperma, atau akibat penurunan produksi sperma dalam buah zakar. Untuk mengetahuinya, perlu dilakukan serangkaian pemeriksaan meliputi pemeriksaan fisik langsung, pemeriksaan sperma, dan pemeriksaan hormon.

Silakan klik next untuk melanjutkan.

Azoospermia

Apabila kondisi yang terjadi adalah tidak adanya sperma yang dibutuhkan untuk membuahi sel telur, tentunya seseorang kehilangan kemampuan untuk membuahi dan menyebabkan kehamilan serta tidak dapat diterapi dengan cara apapun.

Namun azoospermia  yang terjadi akibat sumbatan saluran sperma masih dapat diperbaiki dengan jalan operasi. Meskipun operasi yang dilakukan juga tidak dapat menjamin pengembalian atau peningkatan kesuburan penderitanya.

Kami sarankan Anda untuk kembali memeriksakan diri ke dokter yang menangani Anda sebelumnya, agar dapat diketahui tata laksana yang optimal.

Pemeriksaan analisis sperma yang ideal biasanya dilakukan saat berpuasa hubungan seksual selama 2-5 hari, dan tidak melewati 1-2 minggu. Hal ini bertujuan untuk mendapat kualitas dan kuantitas terbaik dari sperma.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar