Sukses

Haid Tidak Teratur

27 Oct 2015, 09:30 WIB
Wanita, 24 tahun.

Dear Klik Dokter, beberapa bulan terkahir ini saya mengalami masalah mengenai siklus Haid saya, rentang 2 minggu setelah siklus haid, saya sering mengalami bercak coklat lagi, awalnya saya kira karena haid saya yang sebelumnya masih belum terlalu habis, lalu 2 hari yang lalu hingga sekarang, tanggal haid saya sudah habis pada tanggal 08-Okt-15, namun pada tanggal 20-Okt-15 saya mengalami bercak lagi, namun yang keluar adalah darah , gumpalan darah dalam keputihan bening,2 titik seukuran ujung kelingking, tidak berbau, namun terasa nyeri di perut bawah sebelah kiri saya, saya sangat khawatir dengan kondisi saya, apakah yang terjadi dengan tubuh saya? apabila ke dokter , kemanakan yang paling baik saya kunjungi jika saya berada di daerah tanjung duren, untuk pemeriksaan ini, berapakah Total biaya yang harus saya sediakan? saya Wanita belum menikah umur 24 tahun. Terima kasih

dr. Karin Wiradarma

Dijawab Oleh:

dr. Karin Wiradarma

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter di KlikDokter.com.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Siklus haid dapat bervariasi dari lama dan jumlah darah yang dikeluarkan. Namun penting Anda ketahui bagaimana tipe haid yang normal. Penyebab gangguan Haid cukup banyak. Izinkan kami menjelaskan tipe haid yang normal agar Anda mengetahui apakah haid Anda termasuk tidak normal.

Siklus menstruasi normalnya berkisar antara 21-35 hari dan berlangsung selama 3-7 hari. Jika siklus Anda masih dalam hitungan 21-35 hari maka, siklus Anda masih tergolong normal. 

Adapun siklus menstruasi tidak teratur umumnya terjadi akibat gangguan keseimbangan hormonal, yang dapat disebabkan oleh beberapa keadaan, antara lain:

  • Pada 3-5 tahun pertama setelah haid pertama
  • Pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)
  • Kegemukan atau indeks massa tubuh (IMT) > 30
  • Malnutrisi (kurang gizi)
  • Stres psikologis
  • Atlet
  • Kekurangan vitamin K
  • Penggunaan obat-obatan tertentu
  • Kelainan pembekuan darah
  • Gangguan hormon tiroid

Untuk mengatasinya, cobalah beberapa tips dibawah:

  • Hindari Aktifitas Fisik yang Berat

Terlalu lelah adalah salah satu penyebab utama terlambatnya proses siklus haid. Hal ini karena tubuh membutuhkan sejumlah energi untuk meneruskan proses menstruasi secara teratur. Ketika jumlah energi habis karena adanya aktifitas yang berat, maka haid tidak datang tepat pada waktunya. Dan ketika siklus tidak lancar, maka sindrom pra-menstruasi datang mengancam. Untuk itu hindarilah kelelahan berlebihan.

Tubuh setiap manusia memiliki ambang lelah yang berbeda-beda, tergantung dari ketahanan stamina tubuh seseorang. Stamina dapat dilatih dengan berolahraga secara teratur Untuk memulai, cobalah jogging selama 15 menit dahulu, kemudian dilatih untuk menambah waktu minimal hingga 30 menit sehari.

  • Hindari Stres

Di atas batang otak manusia, terdapat satu struktur yang disebut hipotalamus. Hipotalamus memiliki beberapa fungsi dan yang terpenting adalah menghubungkan sistem saraf dengan kelenjar endokrin melalui kelenjar hipofisis atau pituitasi. Hipotalamus mengatur berbagai tingkatan hormon, termasuk hormon-hormon reproduksi wanita, yaitu esterogen dan progesteron.

Bila seorang wanita berada pada tekanan mental ekstrim seperti stres, maka produksi esterogen dan progesteronnya akan terganggu. Ketidakseimbangan ini dapat menyebabkan siklus haid tidak teratur.

Sama dengan stamina, ambang stres setiap orang juga berbeda- beda tergantung dari ketahanan jiwanya. Ketahanan jiwa berhubungan dengan tubuh yang sehat. Oleh karena itu, dengan melatih tubuh berolahraga teratur, tubuh akan menjadi lebih segar dan memiliki stamina yang baik sehingga tidak mudah terserang stres.

  • Asupan Gizi

Asupan nutrisi tepat untuk kebutuhan gizi tubuh sangat diperlukan. Karena status kualitas dari asupan nutrisi dan gizi mempengaruhi kinerja kelenjar hipotalamus yang memiliki peran mengendalikan kelancaran siklus haid yang ada.

Hindari minuman bersoda, minuman keras apalagi rokok. Mulailah dengan menjaga pola makan yang berkualitas. Yang penting bukan kuantitasnya, tapi kualitas nutrisi yang ada di setiap makanan atau minuman. Mulailah mengonsumsi makanan yang sehat seperti buah-buahan segar, sayur, gandum dan tinggalkan junk food dan makanan berlemak.

Baca pula artikel artikel berikut untuk menambah informasi Anda.

Kami sarankan agar Anda dapat berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan agar dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Namun mohon maaf kami tidak dapat merekomendasikan nama dokter karena takut berbias promosi. Biaya pengobatan juga bervariasi tergantung dari dokter dan rumah sakit terkait.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar